Ratusan Rumah Terendam Banjir di Entikong

Polres Sanggau MEDIA KOTA POS- Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Hingga Jumat, 9 Januari 2026, pukul 15.30 WIB, ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan terus meningkat dan telah merendam ratusan rumah warga di kawasan permukiman yang berada di dataran rendah serta sekitar aliran Sungai Sekayam.

Peristiwa banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Entikong sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Kondisi tersebut diperparah dengan meluapnya Sungai Sekayam serta kiriman air dari wilayah hulu, khususnya dari Desa Suruh Tembawang dan Desa Pala Pasang, yang menyebabkan air dengan cepat menggenangi permukiman warga.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, terdapat beberapa lokasi yang mengalami dampak paling parah dengan ketinggian air mencapai sekitar 2 hingga 3 meter. Genangan air dengan ketinggian tersebut mengakibatkan aktivitas warga lumpuh dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pengecekan langsung ke lokasi banjir dipimpin oleh Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama jajaran Polsek Entikong. Dari hasil peninjauan, dua kawasan yang terdampak paling signifikan berada di Komplek Perumahan warga Jalan Pak Tangkir, Dusun Entikong, Desa Entikong, serta Komplek Perumahan warga di Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong.

Selain dua titik tersebut, banjir juga menggenangi sejumlah wilayah lainnya dengan ketinggian air yang bervariasi. Di antaranya Komplek Perumahan Dusun Entikong Benuan dan Gang Wanara Dusun Entikong Tapang dengan ketinggian sekitar satu meter, serta Jalan Raya depan Kantor BTNCO dan RRI Entikong yang tergenang hingga setengah meter.

Genangan air juga terpantau di area belakang Terminal dan Puskesmas Lama Entikong dengan ketinggian sekitar satu meter, serta Komplek Perumahan Bea Cukai Lama yang terendam hingga sekitar 1,5 meter. Kondisi ini menyebabkan akses transportasi dan mobilitas warga terganggu secara signifikan.

Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 300 rumah warga terdampak banjir dengan jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai 500 orang. Hingga saat ini, sebagian besar warga memilih mengungsi ke rumah keluarga maupun kerabat terdekat yang dinilai lebih aman dari luapan air.

Untuk mengantisipasi kemungkinan banjir yang semakin meluas, aparat kepolisian bersama pemerintah setempat telah menyiapkan dua lokasi sebagai tempat evakuasi warga, yakni Gedung Vega Entikong dan Kantor Desa Entikong, yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila kondisi memburuk.

Selain permukiman warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan fasilitas umum. Salah satu infrastruktur yang terdampak adalah jembatan gantung di Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong. Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi terkait rumah warga yang rusak berat atau hanyut.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Polsek Entikong menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada warga yang terjebak banjir di Dusun Sontas, Desa Entikong. Bantuan tersebut berupa 10 dus mi instan, satu krat telur, serta dua lembar terpal untuk membantu kebutuhan darurat warga.

Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir ini. Ia menegaskan bahwa jajarannya akan terus berada di lapangan untuk memastikan proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan dengan baik.

“Sejak menerima laporan banjir, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi-lokasi terdampak dan memastikan warga yang membutuhkan bantuan dapat segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar AKP Donny Sembiring.

Menurutnya, kondisi banjir yang cukup tinggi di beberapa titik memerlukan kewaspadaan ekstra, baik bagi warga maupun petugas di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan perahu karet dan sampan untuk membantu evakuasi serta penyaluran logistik kepada warga yang masih terisolasi.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan sarana keselamatan, termasuk kebutuhan tambahan seperti perahu karet dan rompi pelampung, demi keselamatan personel dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam penanganan banjir ini, Polsek Entikong telah melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari pemantauan intensif lokasi banjir, evakuasi warga terdampak, penyiapan tempat pengungsian, hingga pendistribusian bantuan makanan siap saji kepada warga yang membutuhkan.

Hasnan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *