“PEJABAT PERKIM DIDUGA JUAL BELI PROYEK KEPIHAK KETIGA”

Kab.Tangerang, mediakota.com
Bagi-bagi proyek ke pihak tertentu sebagai pihak rekanan oleh Dinas Perumahaan,Permukiman dan Pemakaman (DPPP) atau yang lebih dikenal Dinas Perkem Kabupaten Tangerang,kecium Awak Media ini,bahkan salah satu Rekanan yang merasa dirugikan nyanyi dan suaranya terdengar kemana-mana ”Bayangkan bang kami kalua tak setor duluan ke dinas ini,jangan harap dapat proyek, tapi kalua setor lancar bae,kan kurang ajar Namanya ni padahal Perusahaan saya tiap tahun wajib bayar pajak kalau penome ini dibiarkan maka kedepan bakal banyak rekanan yang modal pas-pasan gulung tikar”ucapnya pada Awak Media ini.

Ironisnya pihak Perkem agar bernyanyi Rekanan yang tak dapat proyek tak terdengar bagi-bagi amplop ke oknum Wartawan dan LSM.Diperkirakan tahun ini sudah berapa banyak proyek yang mereka jual kepihak rekanan,tanya Awak Media ini dan jawabnya sekitar 160 Paket pekerjaan berbagai klasifikai harga proyek.Anehnya katanya lagi saya tanya kenama Perusahaan ini dapat paket terus dan jumlah banyak dijawab pihak dinas karena dia sudah rekanan tetap.Kalau benar ucapan Dinas Perkim seperti ini maka jelas telah mengangkangi Perspres Barang/Jasa Pemerintah.
Saat disingung Awak Media ini benar ngak tu Dinas Perkim melalui stafnya bagi-bagi amplop ke oknum Wartawan dan LSM”Oh sangat benar karena bukan rahasia umum lagi dunia ginian di dinas Perkem yang beri amplop tersebut US dan EG salah satu Dinas Keamanan Perkim”jawabnya.
Awak Media ini pun langsung layangkan buat laporan via telepon dan nama-nama serta nomor hp yang bersangkutan juga sudah diterima, efeknya dalam waktu dekat alias nada OTT di Dinas Perkem oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi.
Hal sama juga disampaikan salah satu LSM Kabupaten Tangerang Tengah Ketika duduk dikursi ruang tungu Dinas PU Kabupaten Tangerang saat diminta tangapannya seputar adanya bagi-bagi amplop oleh Pejabat Perkem Kabupaten Tangerang mengatakan”sudah ngak asing lagi kejadian seperti itu disini,sebab begitu pihak Dinas buka paket tender maupun non tender oknum LSM dan Wartawan tersebut langsung merapat dan diserahkan amplop putih”bahkan LSM ini juga mengatakan kalua yang menerima dan pemberi amplop ada sandi nya cuma mereka lah yang tau apa sandi nya tersebut.
Aroma ini pun tercium ke Ketua DPP Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten,Syamsul Bahri (29/8/2025) mencoba menemui para Pejabat Dinas Perumahaan,Permukiman dan Pemakaman namun saat itu tak satu batang hidung mereka ada ditempat alias menghilang termasuk oknum yang sering memberikan uang ke sejumlah Awak Media dan LSM. “Kalau Pejabat Perkim terus menghindar mau dikonfirmasi maka dalam waktu dekat ini Lembaga yang saya pimpin akan gelar demo besar-besaran di Kabupaten Tangerang,apalagi kronologi kejahatan pejabat perkim sudah dilaporkan Awak Media melalui laporan telepon ke KPK “.ucap Syamsul Bahri setengah kecewa karena pejabat yang hendak ditemui nya menghilang.Syamsul Bahri mengingatkan ke sejumlah Pejabat Perkim juga melalui Anggota nya yang di Kabupaten Tangerang”Tolong ente sampaikan kepejabt Perkim bahwa Saya datang maui bukan mau mintak jadi tolong diterima dengan baik bukan bersembunyi karena menghilangnya mereka tidak akan menyelesaikan maslah melainkan akan mendatangkan masalah yang lainnya”.

( RS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *