APH ( Aparat Penegak Hukum ) Diminta Usut Tuntas Proyek Jalan Rabat Beton Pulau Enggano

Bengkulu, Mediakota.Com – Pembangunan Jalan Nasional sepanjang 9 Km yang sedang berjalan dari Desa Meok ke Desa Banjar Sari Pulau Enggano tahap 3 Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu yang di laksanakan Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Bengkulu di duga Pembangunan Jalan Rabat Beton di Pulau Enggano tersebut di duga tidak sesuai Spek. Pasalnya, masyarakat Enggano sangat kecewa dengan pekerjaan yang dilaksanakan PT. Kontraktor Rimbo Peraduan asal Sumbar itu karena diduga sudah di luar spekulasi fisik. Pekerjaan jalan sepanjang 9 Km yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor PT. Rimbo Peraduan dengan Nilai Kontrak Rp. 67.406.788.000 Sumber Dana SBSN Tahun Anggaran 2023-2024 Konsultan Pengawas PT. Trisina Matra Carya Cipta KSO, PT. Arci Pratama Konsultan KSO PT. Arista Cipta dalam pelaksanaan di lapangan di duga asal-asalan antara lain :

1. Pengamparan trenase batu split bis ada yang lebarnya kurang dan ada juga ketebalannya tidak sesuai dengan petunjuk/ pemadatan dasar badan jalan ada sebagian yang pas dan ada yang belum maksimal yang memakai batu krokos.
2. Lantai dasar jalan menggunakan bahan batu kapur dan split.
3. Ada titik gorong yang wajar di pasang gorong-gorong malah tidak di pasang.
Dengan adanya temuan tersebut Tim
Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI) Provinsi Bengkulu dan Mediakota. Com melaksanakan investigasi lapangan belum lama ini menganalisis kinerja dari pihak Kontraktor dan konsultan konsultan pada pembangunan jalan Desa Meok ke Desa Banjar Sari Pulau Enggano tahap 3 Ada apa dengan pekerjaan fisik jalan tersebut yang diduga tidak sesuai dengan prosedur.


Biro Investigasi LPK-GPI Provinsi Bengkulu mengatakan, kami akan menindak lebih lanjut laporan masyarakat Enggano terkait pembangunan jalan rabat beton yang di duga tidak sesuai spek kepada Aparat Penegak Hukum, “Jelas Samsumarni kepada mediakota.Com belum lama ini.
Hingga berita ini di tulis pihak Satker Jalan Nasional wilayah 1 Provinsi Bengkulu maupun pihak kontraktor belum bisa di hubungi.

( PERTANIAN )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *