Breaking News
Sujud Syukur Wakil Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalbar Tinggalkan Polres Melawi *Sujud Syukur Wakil Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalbar Tinggalkan Polres Melawi* Polres Melawi Polda Kalbar – Jumat (31/7/26) siang. Puncak rangkaian pisah sambut AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla yang sebelumnya menjabat Kapolres Melawi penuh haru. Di ujung waktu, di ujung pintu gerbang keluar mako Polres Melawi di hadapan Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K, Waka Polres Melawi, pejabat utama dan personel yang mengantar merasakan haru yang sangat luar biasa. AKBP Harris Batara Simbolon Bersujud, meletakan kepala ke tanah menghadap mako Polres Melawi sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih telah melaksanakan tugas dan amanah dengan baik bersama personel Polres Melawi. Moment ini sontak membuat kaget dan menyita perhatian seluruh personel dan langsung merinding diiringi tepuk tangan dan tidak terasa air mata berlinang penuh haru apa yang dilakukan seorang Harris Batara Simbolon. Tentu saja banyak makna yang tersirat dari apa yang dilakukannya, namun yang pasti sebagai insan yang beragama ini lah bentuk cara syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di lakukan oleh AKBP Harris Batara Simbolon. Hmsresmlw (s) Buaya Sering Resahkan Masyarakat, Akhirnya Berhasil Ditangkap Sholat Istisqo Kodam XII/Tanjungpura Jadi Ikhtiar Spiritual Hadapi Karhutla, Hujan Guyur Kalbar Kombes Pol. Arief Satrio:  Polisi Harus Semakin Dekat dengan Masyarakat, Perkuat Semangat “Jaga Jakarta”

Pemkot Pontianak Potong Perjalanan Dinas Hingga 50 Persen

PONTIANAK mediakota.com – Pemerintah pusat tengah fokus melakukan efisiensi anggaran untuk tahun 2025 dan selanjutnya. Arahan Presiden Prabowo lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau daerah-daerah melakukan hal serupa. Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto turut berkomitmen melaksanakan penghematan di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Ia menegaskan apabila tidak ada relevansi kegiatan terhadap kesejahteraan masyarakat, maka program tersebut akan dibatalkan atau dikurangi.

“Pemkot Pontianak lewat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sekarang sedang mengevaluasi semua program. Kegiatan yang tidak relevan akan dihilangkan, atau kalau tidak penting kita kurangi,” tuturnya di Kantor Wali Kota, Selasa (24/12/2024).

Secara persentase, sudah dilakukan hampir 50 persen pemotongan anggaran perjalanan dinas untuk tahun depan. Edi juga menekankan proses meritokrasi di internal Pemkot Pontianak selama ini telah berjalan baik sehingga berhasil mencegah praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Selama ini mekanisme pemilihan pejabat atau jajaran direktur di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selalu lewat panitia seleksi dengan melibatkan banyak akademisi dan eksternal. Proses itu sudah berjalan sesuai aturan berlaku dan yang memilih pansel, sebagian kecil saja dari pemerintahan,” tegasnya, yang juga Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI.

Di sisi lain, Pemkot Pontianak juga terus berupaya mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan optimalisasi BUMD milik Kota Pontianak seperti PDAM Tirta Khatulistiwa dan BPR Khatulistiwa. Target pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045 di mana daerah dapat mandiri secara anggaran dan tidak bergantung terhadap pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Edi kemudian mengapresiasi peran BUMD Kota Pontianak yang telah luar biasa mendorong PAD.

“BUMD Kota Pontianak sudah luar biasa, saya apresiasi. Tetapi tentu kita terus terbuka terhadap potensi pendapatan lain,” tuturnya.

Berbagai inovasi turut diciptakan segenap ASN di lingkungan Pemkot Pontianak begitu pula dengan karyawan BUMD untuk menggali potensi pendapatan. Edi menyebut, salah satu contoh inovasi itu adalah dengan membangun hidran di pemukiman rawan kebakaran lahan.

“Pontianak ketika kemarau akan memicu kebakaran lahan, kita butuh hidran di titik rawan karhutla. Pemadam kebakaran sudah banyak tapi airnya dari mana, itu yang kita upayakan dan salah satu langkah memaksimalkan BUMD,” imbuhnya.

Edi pun mengajak segenap aparatur agar memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat. Dalam banyak kesempatan ia mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan secara cepat, mudah dan murah. Menurutnya sudah seharusnya setiap abdi negara melaksanakan hal itu.

“Landasi pekerjaan dengan integritas, pahami aturan dan prioritaskan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(Hasnan.s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!