MEMPAWAH MEDIAKOTA – Bagi sebagian orang, peringatan hari jadi daerah mungkin hanya dipandang sebagai seremoni tahunan. Namun bagi masyarakat Kabupaten Mempawah, usia ke-67 tahun menjadi penanda perjalanan panjang yang menyimpan cerita tentang perubahan, harapan, dan hasil pembangunan yang mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (6/7/2026), Pemerintah Kabupaten Mempawah memperingati Hari Jadi ke-67 dengan mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Mempawah Cerdas dan Mandiri.” Tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ajakan agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengambil bagian dalam membangun daerah.
Bupati Mempawah Erlina mengatakan, momentum hari jadi menjadi waktu yang tepat untuk mengingat perjuangan panjang para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah sejak Kabupaten Mempawah berdiri pada 4 Juli 1959.
Namun lebih dari sekadar mengenang sejarah, pembangunan yang dilakukan hari ini diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selama 67 tahun perjalanan Kabupaten Mempawah, berbagai perubahan terus dilakukan. Infrastruktur dibangun, pelayanan publik diperbaiki, sektor pendidikan dan kesehatan diperkuat, hingga upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus ditingkatkan.
Manfaatnya kini mulai terlihat melalui sejumlah capaian yang diraih daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mempawah tahun 2025 meningkat signifikan dari 6,62 persen menjadi 8,24 persen. Angka tersebut menjadikan Mempawah sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat.
Bagi masyarakat, pertumbuhan ekonomi bukan sekadar data statistik. Angka itu berarti semakin banyak aktivitas usaha yang bergerak, meningkatnya investasi, terbukanya peluang ekonomi baru, dan semakin besar kesempatan masyarakat memperoleh penghasilan.
Dampak positif lainnya juga terlihat pada angka kemiskinan yang turun dari 4,83 persen menjadi 4,49 persen. Penurunan itu menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan.
Begitu pula dengan tingkat pengangguran terbuka yang menurun dari 6,78 persen menjadi 4,74 persen. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa kesempatan kerja semakin terbuka dan aktivitas ekonomi produktif terus tumbuh.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, kualitas sumber daya manusia juga mengalami peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mempawah naik dari 69,63 menjadi 70,59 poin dan kini masuk kategori tinggi. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin baiknya akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Pada momentum hari jadi tersebut, Pemkab Mempawah juga meluncurkan layanan pembayaran pajak daerah menggunakan Virtual Account dan QRIS Dinamis.
Inovasi ini diharapkan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran secara cepat, praktis, dan transparan tanpa harus melalui proses yang rumit.
“Melalui inovasi digital ini, pemerintah terus mendorong pelayanan publik yang lebih modern dan mudah diakses masyarakat,” ujar Erlina.
Di usia ke-67 tahun, perjalanan Mempawah tampaknya belum berhenti pada capaian yang telah diraih. Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya tentang angka-angka yang meningkat, tetapi tentang seberapa besar perubahan itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan mereka setiap hari.
Hsn












