166 SPPG Polri Diresmikan Presiden Prabowo dari Tuban, Perkuat Program MBG dan Ketahanan Pangan Nasional

TUBAN, MEDIAKOTA.COM,-
Polri menyatakan kesiapan penuh menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026).

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri telah melakukan berbagai persiapan maksimal guna memastikan operasional SPPG berjalan optimal, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Polri siap mendukung penuh agenda Presiden RI dalam peresmian operasional 166 SPPG. Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi nyata aktualisasi Asta Cita Presiden RI karena pemenuhan gizi dan ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Irjen Pol. Nurworo Danang.

Menurutnya, Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, namun juga membangun ekosistem pangan nasional yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, UMKM, koperasi lokal, hingga tenaga kerja masyarakat di berbagai daerah.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelasnya.

Hingga 13 Mei 2026, Satgas MBG Polri telah mengembangkan sebanyak 1.376 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 736 SPPG telah beroperasi dan melayani sekitar 1,84 juta penerima manfaat serta menyerap hampir 36.800 tenaga kerja. Selain itu, terdapat 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional dan 468 SPPG masih dalam proses pembangunan yang terdiri atas 435 SPPG di wilayah aglomerasi dan 33 SPPG di daerah terpencil.

Dalam momentum nasional ini, sebanyak 166 SPPG di 24 Polda jajaran diresmikan secara serentak dan terhubung secara daring dari wilayah masing-masing dengan dukungan Forkopimda, Bhayangkari, relawan, tenaga ahli gizi, serta tim operasional lapangan.

Irjen Pol. Nurworo juga menegaskan bahwa seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari proses produksi hingga distribusi. Sistem tersebut didukung sertifikasi higiene sanitasi, keamanan pangan, halal, hingga standar internasional guna menjamin kualitas layanan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Polri turut menghadirkan berbagai inovasi operasional, termasuk pemanfaatan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan untuk mendukung pelayanan dalam skala besar.

Program MBG juga diperkuat melalui pembangunan ekosistem ketahanan pangan berbasis gudang sentral, greenhouse, pekarangan pangan bergizi, kolam bioflok, serta kemitraan strategis dengan pelaku usaha lokal. Hingga saat ini, telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda dan pada tahun 2026 akan ditambah 10 gudang baru guna memperkuat stabilitas serta ketersediaan pasokan pangan nasional.

Selain agenda peresmian SPPG, Presiden RI dijadwalkan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari penguatan swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan guna mendukung distribusi dan penyimpanan hasil produksi secara berkelanjutan.

“Seluruh upaya yang dilakukan Polri merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan program strategis pemerintah dapat berjalan optimal, menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir,” tutup Irjen Pol. Nurworo Danang.(f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!