Wabup Beltim Khairil Hadiri Sosialisasi Benih Unggul Kelapa Sawit

Kamis | 04 Juli 2024 | 17:13:35 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Simpang Pesak, Belitung Timur - PT Dami Mas Sejahtera bersama CV Saribumi Belitung Lestari mengadakan Sosialisasi Benih Unggul Kelapa Sawit dengan bertema Hasil Yang Luar Biasa Bermula Dari Awal Yang Baik. Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Simpang Pesak Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur. Rabu (3/7/2024).

Sosialisasi ini digelar sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan pengembangan kelapa sawit, dan memberikan pemahaman serta informasi kepada masyarakat tentang penggunaan benih kelapa sawit yang berkualitas dan mencegah penggunaan bibit kelapa sawit palsu yang berakibat kerugian kepada para petani.

Hadir dalam acara sosialisasi Program Benih Unggul Kelapa Sawit ini Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Narasumber PT. Dami Mas Sejahtera, Kades Simpang Pesak, dan masyarakat pekebun sawit.

Wakil Bupati Khairil Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pengusaha dan masyarakat petani kelapa sawit untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

" Ingatlah agar memilih bibit sawit yang baik untuk menekan kerugian ekonomi akibat keliru memilih bibit sawit kurang tepat. Pasalnya, investasi jangka panjang 25 – 30 tahun. Selain berkualitas dan jelas asal usulnya, proses produksi benih juga menjadi hal penting," ujar Khairil.

Penggunaan benih yang tidak berkualitas merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas kelapa sawit rakyat.

" Penggunaan benih tidak unggul oleh petani kelapa sawit dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengetahuan tentang benih unggul kelapa sawit masih rendah, akses pasar penjualan benih terbatas dan modal yang terbatas" ujarnya.

Narasumber dari PT Dami Mas Sejahtera Algozali, pihaknya mempunyai benih sawit yang ditujukan memenuhi kebutuhan industri sawit.

" Potensi varietas benihnya telah teruji karena telah melewati tahapan riset dan pengawasan kualitas yang ketat," katanya.

Sementara itu Dylan Surya selaku Sales Officer menerangkan bahwa untuk memilih bibit sawit tidak hanya melihat DxP-nya saja, tetapi harus melihat dukungan riset saat produksi benih.

" Untuk varietas sawit Dami Mas (DxP Dami Mas), diproduksi dengan dukungan riset yang ada di Riau dan Bogor, yang telah menghasilkan bibit sawit DxP Dami Mas," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengembangkan benih sawit dengan kultur jaringan.

" Secara teknis proses pengembangan kultur jaringan (Dami Mas) diambil dari tanaman pokok sawit terbaik yang dipilih. Kemudian, diperbanyak yang tak lain disebut klon. Baik proses benih sawit konvensional (DxP) maupun kultur jaringan semua melalui kajian agar menghasilkan bibit tahan hama dan penyakit. Dan, di-backup atau didukung dengan riset," ujarnya.

" Di kebun Sinar Mas, semua menggunakan bibit sawit yang diproduksi sendiri yakni Dami Mas yang sudah terbukti bagus kualitasnya. Kita tahu, sektor bisnis kelapa sawit sangat ketat kompetisinya. Jadi harus dibuktikan dengan produk (bibit sawit) sendiri karena sudah terbukti menguntungkan bagi manajemen,” ungkapnya.

Sinar Mas Agribusiness and Food memiliki solusi produk untuk membantu peningkatan produktivitas sawit antara lain DxP Dami Mas, DxP Dami Mas IGR, Ramet EKA, Feromon Rhinomas, dan Mycormas.

" kita mengembangkan benih sawit dengan kultur jaringan. Dengan demikian bisa mendapatkan benih sawit yang diharapkan. Bukan hanya y field tinggi, tetapi juga membuktikan tanaman yang toleran ganoderma dan kekeringan. Namun, memang proses (kultur jaringan) memerlukan waktu yang cukup panjang. Tetapi produksi benihnya bisa lebih banyak,"; tambahnya.

Pada awalnya Dami Mas hanya digunakan untuk kebutuhan internal perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food dan untuk melayani kebutuhan perusahaan swasta. Namun, dengan semakin meningkatnya kapasitas produksi dan kebutuhan bagi petani/pekebun dan penangkar, Dami Mas memperluas penyaluran benih.

" Sejak tahun 2020, kami aktif untuk memberi kemudahan untuk penyaluran kesegmen petani/pekebun. Kami tidak membedakan produk yang kami salurkan kesegmen petani dengan segmen perusahaan. Produk yang dipakai oleh petani/pekebun tersebut adalah sama dengan yang digunakan oleh internal Sinar Mas Agribusiness and Food," jelas Dylan.