FGD Peluang Ekspor Produk UKMK Sawit Oleh Hai Sawit Bersama BPDPKS

Jumat | 21 Juni 2024 | 10:10:14 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,- Manggar, Belitung Timur - Hai Sawit bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS berkolaborasi dengan aktif melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peluang Ekspor Produk Usaha Kecil Menengah Koperasi (UKMK) Sawit Indonesia untuk dunia di Belitung Timur. Yang pelaksanaan kegiatannya selama 2 hari (20/6/2024 - 21/6/2024). Dengan dihadiri oleh Bupati Belitung Timur Burhanudin yang sekaligus membuka kegiatan FGD ini. Dengan diikuti oleh pelaku UKMK dan Koperasi yang ada di Belitung Timur. Bertempat di Rumah Makan Fega Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Kamis (20/6/2024).

Melalui kegiatan ini, para peserta workshop diharapkan dapat mengidentifikasi dan menganalisis berbagai peluang ekspor produk UKMK sawit Indonesia khususnya pada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, baik pasar domestic maupun ke pasar internasional serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya untuk mendukung ekspor produk UKMK Sawit.

Saat membuka acara, Bupati Belitung Timur Burhanudin ( Aan) dalam sambutannya mengatakan melalui kegiatan ini merupakan tahap awal untuk mengenalkan kepada UMKM tentang hilirisasi yang dapat dimanfaatkan untuk ekspor. Dan diharapkan para pelaku UKMK dapat memahami lebih tentang proses berkelanjutan dari produksi hingga pemasaran, dan kualitas ini harus benar-benar dipahami oleh rekan-rekan UKM. Sebagai salah satu bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah kepada para UKMK akan dilakukan pendampingan berkelanjutan setelah dilaksanakannya kegiatan hari ini.

" Setelah pertemuan selesai, kita harus terus berkelanjutan dalam membahas tindak lanjutnya. Dinas teknis akan terus intens berkoordinasi dengan teman-teman Hai Sawit dan BPDPKS, serta menyediakan permodalan perbankan," ujar Aan.

Kepala Divisi UKMK BPDPKS Helmi Muhansyah dikutip dari rilis Hai Sawit Media, menyampaikan bahwa BPDPKS senantiasa mendukung Program UKMK sektor sawit baik melalui kegiatan workshop, Gebyar UKMK dan Semarak UKMK.

" Para pelaku UKMK Sawit difasilitasi oleh BPDPKS untuk dapat menampilkan produk-produk UKMK yang dihasilkan sehingga para masyarakat umum lebih mengenal produk UKMK berbasis sawit. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit memiliki misi dalam menjalankan kebijakan Pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui penghimpunan, pengembangan, dan penyaluran dana sawit yang terpadu dan tepat guna, secara profesional dan akuntabel," terang Helmi

Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kementrian dan Koperasi dan UKM, Bapak Dr. Ali S.T M.Si menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Hai Sawit dan didukung penuh oleh BPDPKS.

Ia menyebutkan bahwa Kementrian Koperasi dan UKM akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut terkait program yang dapat dikolaborasikan kedepannya.

" UKM ini tidak hanya di pinggiran harus di gerakan menengah dan hilirisasi terutama produk yang dari bahan sawit kegiatan FGD ini tidak boleh berhenti di sini kami akan mengembangkan terus sampai lahir industri - industri UKM mengelola sawit sesuai dengan kebutuhan pasar," terangnya.

Melalui dukungan BPDPKS dan kerjasama berbagai Pihak FGD Peluang Ekspor UKMK Sawit diharapkan UKMK Sawit semakin banyak yang dapat tumbuh dan memberikan dampak perekonomian yang baik. Hai Sawit juga akan terus tumbuh dan meningkatkan kerjasama dengan berbagai stakeholder untuk menyelenggarakan semakin banyak kegiatan bermanfaat. Saat ini Hai Sawit mengambil peran melalui beberapa program dan Publikasi News, diantaranya Hai Sawit TV, Workshop Karir Industri Sawit, FGD UKMK, serta beragam program lainnya.

Sementara itu, ditemui di tengah-tengah kegiatan Pimpinan Umum Hai Sawit Indonesia M. Gema Aliza Putra menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD ini merupakan langkah awal untuk mengenalkan dan mengembangkan UKMK berbasis kelapa sawit kepada para pelaku UMKM di Belitung Timur untuk menangkap peluang ekonomi baru yaitu pengolahan produk-produk sawit.

" Produk sawit yang dikenal masyarakat umum itukan selama ini hanya minyak goreng, CPO dan kernel. Padahal sebenarnya sudah ada produk-produk sawit yang memang produk turunannya itu dari hasil pengolahan limbah-limbah sawit yang berpeluang untuk dikembangkan. Nah itulah yang disebut produk UKMK," kata Gema.

Melalui kegiatan FGD ini Gema mengatakan bahwa pihaknya berkeinginan untuk mendorong kemampuan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM Beltim dalam mengembangkan sektor hilir kelapa sawit dan pemanfaatan limbahnya sehingga mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi dengan menghadirkan narasumber-narasumber mumpuni dan para pelaku eksportir dalam FGD ini.

" Jadi kami ingin menjembatani melalui diskusi ini produk sawit apa aja sih yang berpeluang untuk diekspor. Nah di diskusi ini juga kami menghadirkan narasumber dari Kemenlu, Kemenkop, kami juga mendatangkan pihak retail dari hotel, indomaret dan pesantren agar nanti peserta paham produk sawit seperti apa yang dibutuhkan pasar," jelasnya.

Ia menjelaskan dipilihnya Belitung Timur sebagai lokasi penyelenggaraan FGD ini karena Belitung Timur saat ini menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi sawit yang luar biasa.

" Kita berharap ke depannya suistanabilitylah, pengolahan sawit ini jadi bisnis yang end-to-end ga terbatas di minyak sawit aja tapi limbahnya juga kepake dan bisa jadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi," pungkas Gema.

Di akhir wawancara Gema menuturkan bahwa setelah pelaksanaan kegiatan FGD ini pihaknya akan kembali melaksanakan workshop satu produk pengolahan sawit yang paling berpeluang untuk ditindaklanjuti dan dilakukan oleh para peserta kegiatan.

" Nanti peserta mau fokusnya kemana ni, missal kita mau fokus ke dupa sawit berarti nanti kita akan workshop sampai menghasilkan buat produk habis itu kita jual. Nanti nextnya tinggal pelaku UKMK dan pihak eksportir untuk menindaklanjutinya," tutupnya (RIS)