Pilar Bali Furniture Pamer Prabot Kantor Pemda dan Swasta di Bisnis Matching 2024

Jumat | 08 Maret 2024 | 07:14:24 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Jakarta
Perusahaan Funitur asal Situbondo dengan brand "Pilar Bali Furniture" turut memperkenalkan produk-produk unggulannya dalam acara Business Matching 2024 di The Meru Sanur, Bali yang berlangsung pada 4 hingga 7 Maret 2024.

Adapun tujuan kegiatan tesebut antara lain bermamfaat dan tercapainya tujuan awal yakni semakin meningkatkan penertrasi produk furniture lokal di pasar domistik khususnya untuk poengadaan barang dan jasa di kementrian dan lembaga, pemerintah daerah dan perusahaan BUMN.

Diketahui Pilar Bali Furniture merupakan perusahaan dalam negeri yang telah bersertifikat TKDN ( Tingkat Komponen Dalam Negeri) memproduksi berbagai keperluan rumah tangga, keperluan kantor pemerintahan dan swasta yang mengedepankan kualitas dan desain yang menarik.

Business Maching yang rutin digelar oleh Kementerian Perindustrian RI pada 2024 yang berlangsung baru-baru ini mengusung tema
"Kemandirian Produk Dalam Negeri Menuju Indonesia Emas" bertujuan dalam rangka mempertemukan pemilik anggaran dan perusahaan industri di dalam negeri secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut Pilar Bali Furniture sebagai mitra binaan Industri Kecil, Menengah dan Aneka dari Kementerian Perindustrian
memperkenalkan produk-produk keperluan kantor pemerintah dan swasta seperti: almari arsip, meja kantor, kursi sekolah dan meja sekolah yang telah bersertifikat TKDN.

Pada media ini Dyah Peni Herwanto selaku owner menyampaikan harapannya mengikuti Bussines Matching 2024 yang di resmikan oleh Menteri Perindustrian agar memperoleh proyek-proyek dari pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah.

"Saya berharap dalam ajang bussine maching ini kedepan Pilar Bali Furniture mendapatkan proyek-proyek dari Kementerian atau dari Pemerintah Provinsi dan Kabupatelen/Kota." harap Dyah Peni Herwanto.

Adapun rangkaian acara Business Maching yang diresmikan sekaligus ditutup secara resmi oleh Menteri Perindustrian RI
Agus Gumiwang Kartasasmita antara lain,,
talkshow, pojok konsultasi, pameran dan lainnya serta diikuti 178 asosiasi industri, 200 perusahaan industri, 114 BUMN, BUMD, termasuk Badan Usaha Tertentu, dan sejumlah 553 pemerintah daerah dan 84 Kementerian lembaga.(f/red)