Sosialisasi IP4T Digelar Bank Tanah Guna Penyelesaian Hak Atas Tanah Dikawasan IUP PT Timah TbK

Sabtu | 24 Februari 2024 | 08:10:25 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Jangkar Asam, Belitung Timur - Hak atas tanah dikawasan IUP PT Timah banyak yang belum tersertifikasi. Masih ada juga lahan tambang yang dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan hak atas tanah tersebut dengan melakukan pengurusan sertifikat pada tiap bidang tanah yang ada di kawasan IUP PT Timah. Agar kawasan IUP PT Timah ini dapat terjaga dari hal-hal yang tidak dapat dikendalikan di kemudian hari.

Dengan berdasarkan hal tersebut, mengacu pada hasil perjanjian kerjasama antara PT Timah Tbk, Badan Bank Tanah, dan Kementerian ATR/BPN dilakukan Sosialisasi Kegiatan Inventarisasi Penguasaan Pemilikan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) di lokasi IUP PT Timah TbK di wilayah Kecamatan Gantung yaitu Desa Selinsing (dilakukan hari sebelumnya), Desa Jangkar asam dan Desa Limbongan. Jumat (23/2/2024) bertempat di Aula Kantor Desa Jangkar asam Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur.

Seusai acara Sosialisasi tersebut, Kepala Divisi Perencanaan dan Perolehan Tanah Yagus Suyadi menjelaskan tentang rencana dan perolehan tanah di 3 desa yang ada di wilayah Kecamatan Gantung.

" sekarang ini diawali dengan sosialisasi oleh IP4T, setelah itu akan dilakukan pengukuran pemetaan di mana luas lokasi yang direncanakan di 2 desa (Jangkar asam dan Limbongan) itu 1100 ha," Ujarnya.

" Pengukuran pemetaan ini kita bersama-sama dengan pihak Pemerintah Desa dan sekaligus kita akan melakukan pendataan dan hasilnya kita petakan. Setelah jadi HPL Bank tanah, jangan ada tambahan-tambahan penghuni-penghuninya biasanya kan gitu. Begitu adanya sertifikat itu begitu banyak nama muncul ini, nggak boleh. Kita memetakan secara riil siapa-siapa yang menguasai di atas tanah itu yang akan kita berikan HPL. Karena ini sebagai dasar untuk kita berikan hak-haknya," Sambungnya.

Seperti diketahui tujuan didirikannya Badan Bank Tanah adalah untuk untuk menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan untuk Kepentingan Umum, Kepentingan Sosial, Kepentingan Pembangunan Nasional, Pemerataan Ekonomi, Konsolidasi Lahan dan Reforma Agraria.

" Badan Bank Tanah melakukan pemanfaatan tanah atas aset persediaan melalui kerja sama pemanfaatan dengan pihak lain. Kerja sama pemanfaatan dengan pihak lain dapat berbentuk Jual Beli, Sewa, Kerja Sama Usaha, Hibah, Tukar menukar dan Bentuk lain yang disepakati dengan pihak lain dalam melaksanakan pemanfaatan tanah," Pungkasnya.

Hadir di kegiatan sosialisasi tersebut Kakanwil BPN Babel, Deputi Perencanaan Strategis dan Perolehan Tanah, Kakan ATR/BPN Beltim, Assisten 1 H. Sayono, Kapolsek Gantung, Kepala Desa Jangkar asam, Kepala Desa Limbongan dan masyarakat selaku undangan. (Vn/RIS)