Bank Tanah Gelar Sosialisasi IP4T Di Lokasi IUP PT Timah TbK

Jumat | 23 Februari 2024 | 22:40:59 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Gantung, Belitung Timur - kegiatan sosialisasi dalam rangka Inventarisasi Penguasaan Pemilikan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) di lokasi IUP ( Ijin Usaha Pertambangan) PT Timah Tbk digelar di 3 desa yang ada di Belitung Timur. Dimana sebelumnya dilakukan di Desa Selinsing Kecamatan Gantung. Dan dilanjutkan di 2 Desa yaitu Desa Jangkar Asam dan Desa Limbongan yang digelar di Balai pertemuan Desa Jangkar Asam Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur. Jumat (23/2/2024).

Hadir di kegiatan sosialisasi tersebut Kakanwil BPN Babel, Deputi Perencanaan Strategis dan Perolehan Tanah, Kakan ATR/BPN Beltim, Assisten 1 H. Sayono, Kapolsek Gantung, Kepala Desa Jangkar asam, Kepala Desa Limbongan dan masyarakat selaku undangan.

Deputi Perencanaan Strategis dan Perolehan Tanah Perdananto Aribowo menyampaikan tujuan dilaksanakan sosialisasi dan menerangkan tugas dan fungsi Bank Tanah.

" Berdasarkan PP No. 64 Tahun 2021 pasal 1, Badan Bank Tanah (Bank Tanah) adalah Bank Khusus (Sui geneis) yang dibentuk oleh pemerintah pusat dan diberi kewenangan khusus untuk mengelola Tanah," Ujarnya.

Deputi Ari juga menerangkan bahwa Bank Tanah diberikan kewenangan khusus di dalam menjamin ketersediaan Tanah dalam rangka ekonomi keadilan.

" Ekonomi keadilan yang dimaksud untuk kepentingan umum, untuk kepentingan sosial, untuk kepentingan pembangunan nasional, serta pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan dan reforma agraria," Terangnya.

Lanjutnya lagi, Bank Tanah juga memiliki fungsi perencanaan, perolehan tanah, pengadaan tanah, pengelolaan tanah, pemanfaatan tanah dan pendistribusian tanah.

Sementara, Kepala Desa Jangkar Asam Fahrijal seusai sosialisasi menyatakan bersyukur Alhamdulillah dengan adanya program dari BPN.

" Adanya program BPN ini sangat kita tanggapi dengan baik karena terkait dengan kepastian dari masyarakat untuk pengelolaan lahan-lahan yang di dalam IUP PT Timah. Hal ini terkait minimalisirnya lahan, luasan lahan yang sulit. Dengan adanya program ini masyarakat bisa punya cadangan untuk memanfaatkan hasil daripada lahan-lahan tersebut," Terang Ijal.

" Intinya Pemerintah Desa sangat mendukung apalagi ini program bagus. Karena selama ini tidak adanya komunikasi antara pihak masyarakat dengan pemegang IUP terkait ( PT Timah). Masyarakat tidak mau berkebun karena ada aturannya harus berurusan dengan pemegang IUP. Jadi dengan adanya program dari Bank Tanah ini Alhamdulillah masyarakat bisa lebih jelas dan lebih aman terkait adanya inventarisir daripada lahan-lahan yang ada di dalam IUP," Tambahnya. (RIS)