JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Potensi ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kreativitas masyarakat dan kemampuan generasi muda dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi. Hal tersebut tercermin melalui keikutsertaan Kanwil Agama Gorontalo dalam pameran ekonomi syariah yang menghadirkan beragam produk unggulan daerah.
Dalam pameran tersebut, Kanwil Gorontalo menampilkan berbagai produk hasil kreativitas masyarakat dan peserta didik madrasah. Mulai dari makanan olahan, permen, minyak kelapa kampung, hingga aneka kerajinan tangan yang mencerminkan kekayaan potensi lokal.
Menariknya, sejumlah produk yang dipamerkan merupakan hasil karya anak-anak madrasah. Mereka tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga didorong mengembangkan keterampilan dan kreativitas agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Kepala Kanwil Agama Gorontalo mengatakan, keikutsertaan dalam pameran tersebut merupakan bentuk partisipasi sekaligus upaya memperkenalkan potensi produk daerah kepada masyarakat luas.
“Kami ingin ikut meramaikan dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan para pengunjung yang hadir juga berkenan membeli produk-produk yang kami tampilkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh produk yang dipamerkan berasal dari Gorontalo, termasuk hasil kreativitas peserta didik madrasah yang memiliki keterampilan dalam membuat berbagai produk kerajinan maupun olahan.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak madrasah dalam kegiatan produktif seperti ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan keagamaan memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda.
Lebih jauh, ia berharap pameran ekonomi syariah dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. Kegiatan semacam ini dinilai penting sebagai ruang promosi bagi produk unggulan daerah sekaligus sarana memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
“Harapan saya, seperti yang disampaikan Bapak Menteri, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Selain meningkatkan ekonomi syariah, kita juga dapat memperlihatkan keunggulan produk dari seluruh daerah agar dikenal lebih luas, baik di Jakarta maupun daerah lainnya,” ungkapnya.
Keikutsertaan Gorontalo dalam pameran tersebut menjadi gambaran bahwa penguatan ekonomi syariah dapat dimulai dari daerah, melalui pemberdayaan masyarakat, pengembangan keterampilan, serta keberanian memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Pameran bukan sekadar ajang memajang produk, melainkan juga ruang mempertemukan kreativitas, peluang usaha, dan potensi ekonomi daerah untuk mendorong kemandirian masyarakat. (f/red)












