Manggar, Belitung Timur – Suasana di Warkop E’C Square Manggar mendadak terasa berbeda dari biasanya. Di antara kepulan asap kopi hitam dan aroma khas kuliner Belitung Timur, tampak dua perwira menengah kepolisian duduk berdampingan, tertawa lepas bersama puluhan jurnalis lokal. Senin (26/10/2026) pukul 15.00 WIB.
Pertemuan ini menandai momen krusial yang luput dari sorotan media arus utama: sebuah koordinasi strategis tingkat tinggi yang dikemas dalam kesederhanaan meja warkop.

Di awal sesi ngopi santai tersebut, Kapolres Belitung Timur, AKBP Dr. Husni Tamrin, secara khusus menyambut kedatangan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol. Efrannedy, S.I.K., M.A.P., beserta rombongan tim asistensinya.
Kehadiran pejabat utama Polda Babel di warkop ini membawa misi penting. Alih-alih menggelar rapat formal dengan pengawalan ketat di aula Markas Polres, Kombes Pol. Efrannedy dan AKBP Dr. Husni Tamrin justru memilih melebur bersama insan pers. Langkah ini dinilai sebagai cara paling otentik untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung kondisi riil keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari kacamata jurnalis.
“Kehadiran Dit Binmas Polda di sini menegaskan bahwa pembinaan masyarakat tidak bisa dilakukan secara kaku,” ungkap salah satu jurnalis senior Beltim yang hadir di lokasi.

Ketika Direktur Binmas Polda dan Kapolres duduk bersama pers di sebuah warung kopi, sekat-sekat birokrasi runtuh. Informasi mengalir jujur, dua arah, tanpa ada yang ditutupi.
Dalam perbincangan awal yang hangat itu, Kombes Pol. Efrannedy mengapresiasi pola pendekatan humanis yang selama ini dibangun oleh Polres Belitung Timur. Ia menekankan bahwa tim dari Polda Babel turun langsung ke lapangan untuk memastikan program-program preemtif kepolisian berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat Laskar Pelangi.
Pers, dalam hal ini, diposisikan sebagai jembatan informasi utama. AKBP Dr. Husni Tamrin pun menyambut baik arahan tersebut. Baginya, kehadiran jajaran Dit Binmas Polda Babel menjadi suntikan energi sekaligus validasi bahwa strategi “diplomasi kopi” yang ia terapkan efektif dalam merawat kedamaian wilayah.
Pertemuan hari ini di Warkop Square menjadi pembuktian bahwa sinergi penegak hukum dan pers di Babel tidak dibangun di atas instruksi formal, melainkan dirajut dari obrolan cangkir ke cangkir, melahirkan sebuah komitmen bersama untuk menjaga keteduhan daerah.
Setelah rombongan Direktorat Binmas Polda Kepulauan Bangka Belitung bertolak ke Tanjung Pandan, Kapolres Belitung Timur AKBP Dr. Husni Tamrin kembali ke Warkop E’C Square dan berbaur secara santai dengan para insan pers. Tindakan tersebut mencerminkan komitmen kepemimpinan yang humanis serta hubungan kemitraan yang erat tanpa sekat birokrasi antara kepolisian dan media lokal. (Risda)












