JAKARTA MEDIAKOTA.COM — Letjen TNI Iwan Setiawan dipercaya menduduki jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar.
Kepastian mengenai pergantian tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Ketika dikonfirmasi mengenai sosok yang akan menggantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad, Maruli menjawab singkat.
“Sudah, Pak Iwan,” kata Maruli.
Pergantian Pangkostrad tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat. Maruli menyebut surat mengenai pergantian diterima pada Selasa (6/10/2026).
Rotasi itu juga dilakukan bersamaan dengan pergantian sejumlah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).
Sebelum dipercaya memimpin Kostrad, Iwan Setiawan menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI AD. Jabatan tersebut diembannya sejak Januari 2025.
Perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 dari kecabangan Infanteri itu memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Kopassus. Berbagai penugasan di satuan elite TNI AD tersebut turut mewarnai perjalanan kariernya sebelum kemudian mendapat sejumlah penugasan strategis di luar Kopassus.
Pernah Taklukkan Puncak Everest
Di balik perjalanan karier militernya, nama Iwan Setiawan juga tercatat dalam sejarah ekspedisi prajurit Indonesia ke Gunung Everest.
Pada 1997, saat masih berpangkat Letnan Satu, Iwan menjadi bagian dari Tim Ekspedisi Everest Indonesia yang digagas dari lingkungan Kopassus.
Bersama Pratu Asmujiono dan Sersan Misirin, Iwan berhasil mencapai kawasan puncak Gunung Everest melalui jalur selatan dan mengibarkan Sang Merah Putih.
Ketika mengikuti ekspedisi tersebut, Iwan masih berusia 29 tahun. Pengalaman itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan panjang karier militernya.
Setelah melewati berbagai penugasan, Iwan kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di Kopassus. Pada 2022, ia dipercaya menjadi Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal.
Setahun kemudian, Iwan mendapat amanah sebagai Pangdam XII/Tanjungpura. Setelah itu, ia kembali dipercaya menangani pembinaan kecabangan Infanteri dan menjabat Danpussenif TNI AD mulai Januari 2025.
Kini, perjalanan karier tersebut berlanjut ke salah satu jabatan strategis di lingkungan TNI AD. Iwan Setiawan dipercaya memimpin Kostrad menggantikan Mohammad Fadjar.
Maruli menegaskan, pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD dan tidak berkaitan dengan isu pergantian calon Panglima TNI.
(Hsn)












