PONTIANAK POLDA KALBAR MEDIAKOTA.Com– Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya memulihkan kualitas udara di sejumlah daerah yang masih terdampak kabut asap dan polusi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin(28/9).
Berdasarkan Prakiraan BMKG Sejak Minggu, 27 September 2026 Hingga hari ini Senin, 28 September 2026 kualitas udara di sejumlah wilayah Kalbar masih tercatat berada pada kategori tidak sehat, Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Barat masih perlu mewaspadai dampak asap dan polutan di udara meski hujan mulai turun.
Turunnya hujan di beberapa daerah di Kalimantan Barat diharapkan dapat membantu menurunkan konsentrasi polutan di udara sekaligus meningkatkan kelembapan lahan. Dengan berkurangnya konsentrasi polutan, kualitas udara diharapkan dapat berangsur membaik.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak lengah. Hujan yang turun di suatu wilayah belum serta-merta menghilangkan dampak asap, terutama di kawasan yang sebelumnya terdampak karhutla. Polda Kalbar bersama jajaran juga terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi kualitas udara dan menjaga kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara berasap, kami imbau untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan. Kita juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan atau sensitivitas terhadap pernapasan. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan cuaca dan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
“Dengan hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah, kualitas udara di Kalimantan Barat diharapkan terus membaik. Namun, kewaspadaan terhadap karhutla dan dampak asap tetap diperlukan hingga kondisi benar-benar aman dan kualitas udara kembali berada pada kategori sehat.” Tutup Bambang.
Hsn












