Mahasiswa Bagikan Masker di Bundaran Digulis Saat Kabut Asap

PONTIANAK MEDIAKOTA.Com– Sejumlah mahasiswa membagikan 4.000 masker kepada pengguna jalan di Bundaran Digulis, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (26/9/2026), menyusul kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Aksi tersebut melibatkan mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus Pontianak, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas St. Agustinus Hippo, KMK Universitas Tanjungpura, serta BEM Universitas Muhammadiyah Pontianak.

 

Masker dibagikan langsung kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Digulis. Selain membantu mengurangi paparan asap, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut mencegah terjadinya karhutla.

 

Koordinator aksi, Frater Abima dan Frater Alfred, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak karhutla.

 

“Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas antarmasyarakat karena karhutla. Kami juga ingin membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup,” ujar Frater Abima.

 

Menurut dia, persoalan karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat akibat menurunnya kualitas udara.

 

Ia berharap kepedulian masyarakat terhadap warga yang terdampak asap dapat terus tumbuh melalui aksi saling membantu.

 

“Harapannya, masyarakat Pontianak yang terdampak bisa saling menolong. Yang tidak terdampak juga ikut peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan supaya karhutla tidak terjadi lagi,” katanya.

 

Mahasiswa juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan rentan terhadap kebakaran.

 

Aksi pembagian masker tersebut berlangsung di tengah aktivitas warga di kawasan Bundaran Digulis dan menyasar langsung pengguna jalan yang membutuhkan perlindungan dari paparan asap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!