Jamaah BKMT Sumbar Tembus 15 Ribu Orang, Lili Karlina Dorong Dakwah Tak Hanya Terpusat di Jakarta

JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Aktivitas Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Sumatera Barat terus bergerak dengan skala massa yang cukup besar. Setiap bulan, kegiatan Dakwah Wisata BKMT Provinsi Sumatera Barat dapat dihadiri sekitar 10.000 hingga 15.000 jamaah dari berbagai kabupaten dan kota.

Sekretaris BKMT Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus pengurus PW BKMT Sumatera Barat, Lili Karlina, mengatakan Dakwah Wisata digelar secara bergiliran di berbagai daerah. Pola tersebut membuat kegiatan dakwah tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi menjadi ruang pertemuan jamaah dari seluruh Sumatera Barat.

“Setiap bulan kami mengadakan Dakwah Wisata. Kabupaten dan kota hadir, kemudian tempat pelaksanaannya berpindah-pindah,” ujar Lili, saat diminta komentarnya di Asramma Haji Pd Gde, Jakarta Timur (23/9).

Menurutnya, Pesisir Selatan dijadwalkan menjadi tuan rumah kegiatan pada 1 November. Momentum tersebut diperkirakan akan kembali mempertemukan ribuan jamaah BKMT dari berbagai daerah.

Lili menyebut jumlah peserta dalam satu kegiatan bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 orang, meski angka kehadiran sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan situasi di lapangan.

“Kalau cuaca bagus, bisa sampai 15.000 jamaah dalam satu pertemuan,” katanya.

Kegiatan BKMT di Sumatera Barat juga kerap menghadirkan sejumlah penceramah dari luar daerah. Lili menyebut beberapa nama yang pernah dihadirkan, antara lain Ustaz Abdul Somad, Ustaz Syam dan Ustaz Maulana. Untuk agenda mendatang, pihaknya juga merencanakan menghadirkan Ustaz Sulaiman.
Dorong Kegiatan Tidak Selalu di Jakarta

Di tengah tingginya antusiasme jamaah daerah, Lili menyampaikan aspirasi agar kegiatan berskala nasional tidak selalu dilaksanakan di Jakarta.

Ia berharap lokasi kegiatan dapat digilir ke daerah sehingga jamaah dari berbagai wilayah memiliki kesempatan merasakan menjadi tuan rumah sekaligus melihat langsung kondisi daerah lain.

“Kalau bisa, sesekali kegiatan yang selama ini dilaksanakan di Jakarta pindah ke daerah. Jadi kita bisa saling merasakan, yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh,” ujarnya.

Menurut Lili, selama ini banyak peserta dari Sumatera Barat, Papua, Kalimantan dan berbagai daerah lain harus datang ke Jakarta. Karena itu, menurut dia, pola penyelenggaraan secara bergiliran akan memberikan pengalaman yang lebih merata bagi seluruh anggota.

“Selama ini Sumatera Barat, Papua, Kalimantan semuanya berkumpul di sini. Kenapa tidak sesekali Jawa Barat merasakan pergi ke Papua, Sumatera Barat atau Aceh?” katanya.
Ia menegaskan, jika penyelenggaraan kegiatan menggunakan anggaran pusat, pemerintah pusat tetap menjadi pihak yang mendukung pembiayaan, sedangkan daerah dapat berperan sebagai tuan rumah.

25 Tahun di BKMT, Lili Dukung Syifa
Dalam momentum pemilihan calon ketua umum, Lili secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Syifa.

Bukan tanpa alasan. Lili mengaku telah bergabung dan mengikuti perjalanan BKMT selama kurang lebih 25 tahun. Dalam pengamatannya, kepemimpinan Syifa membawa perubahan terhadap aktivitas organisasi hingga ke tingkat daerah.

“Kalau saya pribadi tetap Bu Syifa,” tegas Lili.

Ia menilai berbagai gebrakan dan kegiatan selama kepemimpinan Syifa turut mendorong pengurus dan jamaah di daerah menjadi lebih aktif.

“Yang biasanya tidak terlalu aktif sekarang sudah sangat aktif. Yang pasif sekarang sudah berkembang, sudah bergerak semuanya,” ungkapnya.

Lili bahkan menggambarkan antusiasme jamaah terhadap kegiatan BKMT saat ini dengan ungkapan sederhana namun kuat: “Ibu-ibu semangat 45.”

Bagi Lili, geliat tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas BKMT di daerah semakin hidup dan mendapat respons kuat dari masyarakat.

Selain menjabat Sekretaris BKMT Kabupaten Pesisir Selatan dan Ketua Bidang di PW BKMT Sumatera Barat, Lili juga aktif dalam sejumlah organisasi perempuan dan kemasyarakatan, di antaranya Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta PKK. (f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!