Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat Dusun Sauwe

KAPUAS HULU MEDIAKOTA.Com — Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Dusun Sauwe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di halaman pondok sawah milik warga di Jalan Lintas Timur Dusun Sauwe. Penyuluhan diikuti sekitar 16 orang yang terdiri dari masyarakat setempat, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, serta penyuluh pertanian.

Tim Satgas Penyuluh Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Fierman Sjafriel Agustus, didampingi Danyonif TP 927/Uncak Kapuas Letkol Inf Jamrizal. Turut hadir Kapolsek Putussibau Selatan Iptu Ismail Sinuraya, Kepala Desa Melapi Sekundus Luat Maring, Romo Kepala Deosoli Romo Marselinus Lobi, SMM., para penyuluh pertanian, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta masyarakat Dusun Sauwe.

Dalam penyuluhan tersebut, Brigjen TNI Fierman Sjafriel Agustus menegaskan pentingnya peran bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terlebih saat kondisi kabut asap masih berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan demi keselamatan dan kepentingan bersama. Kondisi kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, perekonomian, pendidikan maupun kelancaran transportasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya memahami pembakaran ladang merupakan bagian dari tradisi sebagian masyarakat. Namun, dalam kondisi tertentu, aktivitas pembakaran lahan perlu mendapat perhatian dan penyesuaian dengan ketentuan serta kebijakan yang berlaku.

Menurutnya, pembatasan aktivitas pembakaran lahan saat ini berkaitan dengan kondisi kabut asap, meningkatnya risiko kebakaran akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan, serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, termasuk meningkatnya risiko gangguan pernapasan.

Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan Karhutla, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah. Sejumlah persoalan masyarakat turut disampaikan, salah satunya kondisi irigasi persawahan di Dusun Sauwe yang dinilai masih kurang baik dan berdampak terhadap hasil pertanian.

Brigjen TNI Fierman Sjafriel Agustus menyampaikan bahwa hasil diskusi bersama masyarakat tersebut akan diteruskan kepada pemerintah daerah sebagai bahan perhatian dan tindak lanjut dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Kapolsek Putussibau Selatan Iptu Ismail Sinuraya menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi maupun kejadian kebakaran,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan selesai sekitar pukul 11.20 WIB dan berlangsung aman serta lancar. Kehadiran Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di wilayah Kecamatan Putussibau Selatan diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencegah Karhutla serta menjaga kesehatan, lingkungan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

(Man)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!