Ksatria Satam Siap Amankan Obyek Strategis, Yonif TP 845/KS Perkuat Satgas BBM Belitung Timur

Manggar, Belitung Timur — Sebagai satuan tempur teritorial yang mengemban amanah strategis nasional di Pulau Belitung, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal stabilitas ekonomi dan ketahanan energi masyarakat. Komitmen ini ditegaskan melalui keterlibatan aktif perwakilan Yonif TP 845/KS yaitu Pasi Intel Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 845/Ksatria Satam, Letda Inf. Rangga Yudhatama, S. Psi yang mewakili Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam, Letkol Infanteri Barlian Prabowo, S.H., M.H. dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan terkait penataan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dipimpin langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, di Ruang Rapat Bupati Belitung Timur. Jumat (11/9/2026) pukul 14.30 WIB.

Dalam rakor krusial tersebut, Bupati Kamarudin Muten secara resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Distribusi BBM Kabupaten Belitung Timur dan menunjuk Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, sebagai Ketua Satgas. Menanggapi mandat tersebut, jajaran Yonif TP 845/Ksatria Satam memastikan kesiapan personelnya untuk bersinergi di bawah komando Satgas demi menjamin kelancaran rantai pasok energi bagi masyarakat.

Keterlibatan Yonif TP 845/KS ini selaras dengan fungsi satuan dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah. Distribusi BBM yang tertib dan tepat sasaran merupakan kunci utama dari perputaran roda ekonomi daerah, termasuk kelancaran sektor ketahanan pangan. Oleh karena itu, Yonif TP 845/KS siap menyumbangkan kekuatan penuh guna mendukung langkah strategis Pemkab Beltim, Polres, Kodim 0414/Belitung, dan instansi hukum terkait untuk melakukan pemantauan ketat di lapangan.

Rakor lintas sektor ini melahirkan lima instrumen regulasi baru guna membenahi antrean dan mencegah penyimpangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Poin operasional tersebut meliputi penyelarasan waktu operasional pelayanan SPBU, pembatasan panjang antrean, pengawasan ketat volume pasokan harian pada titik padat, pembagian jadwal pelayanan konsumen umum dengan sektor industri/pengerit, serta pelaksanaan monitoring terpadu.

Sebagai bagian dari pilar pertahanan terintegrasi, Yonif TP 845/KS bersama barisan pertahanan TNI tiga matra, termasuk Pasiintel Kodim 0414/Belitung, Kapten Inf Agus Ristanto dan Danpos AU Manggar, Kapten Lek Erwin Joniarta serta Polres Belitung Timur dan Kejaksaan Negeri, bersiap memberikan efek gentar bagi para spekulan. Sanksi tegas berupa pemblokiran nomor polisi hingga penghapusan data registrasi secara permanen oleh pihak Pertamina akan dikawal ketat agar tidak ada celah bagi praktik kecurangan tangki modifikasi maupun pengerit ilegal.Melalui integrasi kekuatan operasional ini, Yonif TP 845/Ksatria Satam bersama seluruh unsur Forkopimda berkomitmen penuh mewujudkan Belitung Timur yang tertib, mandiri, dan kondusif demi kesejahteraan masyarakat di bumi Satu Hati Bangun Negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!