Aksi Nyata Di Pantai Pering: Kodim 0414/Belitung Satukan Forkopimda Dan Masyarakat Dalam Benteng Hijau HUT Ke-81 TNI

KELAPA KAMPIT, BELITUNG TIMUR – Deru ombak Laut Natuna yang menghantam pesisir Pantai Pering, Desa Mayang, pagi ini menyatu dengan semangat sinergi lintas sektoral. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran 2026, Kodim 0414/Belitung menggelar aksi penanaman mangrove massal yang sukses menyatukan seluruh elemen kekuatan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Rabu (9/9/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Belitung Timur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Beltim, Erna Kunondo. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini mempertegas komitmen bersama dalam menjaga wilayah pesisir dari ancaman abrasi. Tak hanya dari unsur eksekutif, kekuatan penuh pertahanan, hukum, dan keamanan di Bumi Laskar Pelangi turut turun langsung ke lumpur pantai, mulai dari Kapolres Beltim AKBP Dr Husni Tamrin, perwakilan Danpos AL Manggar, Danpos AU Manggar, perwakilan personel dari Yonif TP 845/KS, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim, hingga Kapolsek Kelapa Kampit.

Kemeriahan acara kian lengkap dengan hadirnya Camat Kelapa Kampit bersama perwakilan Pemerintah Desa Mayang selaku tuan rumah. Dukungan internal TNI juga terlihat solid melalui kehadiran para Danramil di wilayah Kabupaten Belitung Timur yang didampingi oleh Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra Kirana. Tidak ketinggalan, pilar pendidikan dan kepanduan setempat turut ambil bagian secara aktif, ditandai dengan kehadiran Kepala Sekolah SMAN 1 Kelapa Kampit, Kepala Sekolah SMKN 1 Kelapa Kampit, serta Pembina Pramuka yang membawa serta semangat generasi muda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya di hadapan seluruh peserta, Dandim 0414/Belitung, Letkol Inf Rahman Safii Tanjung, menekankan pentingnya menjaga garis pantai pertahanan ekologi.

“Mangrove adalah benteng alami kita. Wilayah Pulau Belitung yang terdiri dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur ini memiliki garis pantai yang panjang. Wilayah pesisir sangat rawan terhadap abrasi, rob, dan gelombang tinggi. Melalui penanaman mangrove hari ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi kita menanam harapan. Harapan untuk melindungi pantai kita, menjaga ekosistem biota laut, dan menjamin masa depan anak cucu kita,” tegas Letkol Inf Rahman Safii Tanjung penuh semangat.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa aksi konkret ini melibatkan penanaman 1000 bibit mangrove di wilayah Pantai Pering.

“Hari ini Kodim 0414/Belitung bersama satuan TNI dan seluruh unsur terkait menanam sebanyak 1000 bibit mangrove di wilayah Pantai Pering, Desa Mayang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” tambahnya seraya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, dunia pendidikan, dan relawan yang terlibat.

Menanggapi aksi nyata TNI ini, Bupati Beltim Kamarudin Muten, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Beltim Erna Kunondo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0414/Belitung, atas kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dan masyarakat.

“Menanam mangrove berarti menanam kehidupan dan menanam masa depan. Mangrove menjadi pelindung kawasan pesisir, menjaga ekosistem, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mari kita tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dan menjaga agar mangrove yang kita tanam hari ini benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Erna Kunondo saat membacakan sambutan Bupati Kamarudin Muten.

Melalui momentum ini, Bupati Kamarudin Muten juga menaruh harapan besar demi kemajuan daerah.

“Saya berharap kegiatan ini semakin memperkuat sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mewujudkan Belitung Timur yang Nyaman dan Berkemajuan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang nyata untuk alam dan masyarakat,” pungkasnya.

Pola penanaman kali ini memanfaatkan kearifan lokal dengan teknik bambu pelindung terarah guna memastikan bibit mangrove tersebut tidak hanyut diterjang ombak besar sebelum akarnya mencengkeram kuat tanah pesisir Desa Mayang.

Kehadiran Ibu-Ibu Persit, ibu-ibu Pra, para Danramil, personel Yonif TP 845/KS, aparat Polsek, hingga para siswa di bawah bimbingan Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka di garis pantai memberikan suntikan motivasi tambahan. Mereka saling bahu-membahu berbasah-basahan masuk ke area lumpur untuk menancapkan bibit-bibit baru.

Setelah aksi penanaman selesai, seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama di tepi pantai, memperlihatkan kebersamaan dan kemanunggalan yang erat antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, sektor pendidikan, serta masyarakat adat setempat. Saat matahari mulai meninggi di ufuk timur, tunas-tunas hijau telah kokoh berdiri, berbaris rapi menghadap laut lepas menandai babak baru perlindungan ekologi di Bumi Laskar Pelangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!