KBPP Polri Tegaskan Jati Diri sebagai Mitra Strategis Polri, Siap Jaga Marwah dan Bangun Kepercayaan Masyarakat

Jakarta, MEDIAKOTA.COM,-
Pengurus DPP KBPP Polri, Son Ratoe Dedjoe menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Bagi organisasi yang mewadahi putra-putri anggota Polri itu, keberadaannya bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi memiliki tanggung jawab moral menjaga nama baik institusi kepolisian melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ucap Son Ratoe Dedjoe usai dikukuhkan sebagai salah satu pengurus DPP KBPPP Polri, bertempat di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, baru-baru ini (29/7).

Son Ratoe mengungkapkan bahwa penggunaan nama “KBPP Polri” memiliki makna historis sekaligus strategis. Menurutnya, penyebutan “Polri” tidak boleh dihilangkan karena menjadi identitas yang membedakan organisasi tersebut dari organisasi kemasyarakatan lainnya.
“Kalau tidak ada nama Polri, kita dianggap sama seperti ormas biasa. Dengan membawa nama Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan dan menjadi bagian yang membantu meningkatkan citra kepolisian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini KBPP Polri, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), aktif menjalankan berbagai program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Mulai dari kegiatan bersih pantai, kerja sama dengan pemerintah kelurahan dan Polsek, penyelenggaraan kegiatan olahraga seperti road race dan drag race, hingga kegiatan keagamaan dan budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Berbagai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi sarana memperkenalkan KBPP Polri sekaligus membangun kedekatan antara masyarakat dengan institusi kepolisian.

Menanggapi kepemimpinan baru Ketua Umum KBPP Polri, ia menyampaikan optimisme terhadap arah organisasi ke depan. Menurutnya, kepemimpinan yang komunikatif dan mampu membangun sinergi menjadi modal penting dalam memperkuat organisasi di seluruh Indonesia.

“Keberhasilan organisasi tidak bisa dikerjakan satu atau dua orang. Semua harus bersinergi agar KBPP Polri semakin besar dan semakin bermanfaat,” katanya.

Lebih jauh, ia mengingatkan seluruh anggota KBPP Polri agar tetap menjaga etika, disiplin, dan tidak menyalahgunakan identitas sebagai anak anggota Polri. Menurutnya, seluruh anggota, baik anak anggota Polri yang masih aktif maupun purnawirawan, memiliki kedudukan yang sama sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

“Jangan pernah merasa bisa bertindak semena-mena hanya karena membawa nama organisasi. Kita ini anak polisi, sehingga justru harus menjadi teladan dalam bersikap dan bertindak,” tegasnya.

Ia juga menilai keluarga besar Polri telah melahirkan banyak sumber daya manusia yang berkiprah sebagai pemimpin di berbagai bidang. Karena itu, KBPP Polri harus menjadi wadah yang mampu menghimpun potensi tersebut untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa prioritas utama KBPP Polri adalah membantu mengangkat citra positif Polri di mata masyarakat. Setelah itu, organisasi akan terus bersinergi mendukung berbagai program pemerintah demi kepentingan masyarakat luas.

“Yang paling utama adalah membantu mengangkat dan memperbaiki citra Polri. Karena Polri merupakan bagian dari pemerintah, maka melalui peran itulah KBPP Polri juga ikut berkontribusi mendukung program-program pemerintah untuk kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.(fz/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!