Alumni TNI-Polri Siap Jadi Garda Terdepan, Perkuat Disiplin dan Soliditas Menuju Indonesia Mandiri

JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Semangat disiplin, ketekunan, jiwa korsa, solidaritas, dan pantang menyerah terus menjadi nilai utama yang ditanamkan dalam pendidikan TNI dan Polri. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter prajurit dan anggota kepolisian yang siap mengabdi bagi bangsa dan negara.

Hal ini dikatakan ketua angkatan alumni PAKATI pada gelar Reuni Akbar 30 Tahun PAKATI, yang bwrlangsung baru-baru ini di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara (6/5).

Menurutnya, dalam momentum peringatan 30 tahun pengabdian sebuah angkatan alumni TNI-Polri, para senior menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dan tanggung jawab di tengah berbagai tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks.

“Kita dari alumni TNI dan Polri merupakan garda terdepan dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto serta menjaga stabilitas keamanan nasional.
Saat ini bangsa kita menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, namun saya yakin apabila kita bersatu, solid, dan mampu mengembangkan tanggung jawab secara bersama-sama, maka berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dapat diselesaikan dengan baik,” ujar ketua angkatan alumni.

Pada usia pengabdian yang telah memasuki tiga dekade, para alumni diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi penerus. Sebagai senior, mereka memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh terbaik dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada negara.

“Harapan kami, para alumni yang telah mengabdi selama 30 tahun ini semakin menjadi soko guru dan panutan bagi adik-adiknya. Sebagai senior, kita harus terus berupaya memberikan contoh yang baik dalam menyongsong masa depan Indonesia yang semakin cerah,” lanjutnya.

Dari total 874 anggota angkatan, satu orang telah meninggal dunia dan lima orang dikembalikan karena berbagai alasan, sehingga saat ini tercatat sebanyak 869 alumni yang masih aktif berkarya dan mengabdi di berbagai bidang. Mereka bertugas sesuai dengan matra, latar belakang pendidikan, dan keahlian masing-masing, baik di lingkungan TNI,
Polri, maupun sejumlah kementerian dan lembaga negara.

Keberadaan para alumni tersebut menjadi kekuatan strategis bangsa dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri, swasembada, dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, para alumni juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah dinamika politik dan geopolitik dunia yang terus berkembang.

Menurut mereka, persatuan merupakan modal utama bangsa untuk menghadapi berbagai tekanan eksternal maupun tantangan internal.

“Kita harus bersatu padu. Kita tahu bahwa saat ini dunia sedang menghadapi berbagai tekanan. Jika kita tidak bersatu, tentu akan sulit keluar dari berbagai persoalan yang ada. Namun dengan kebersamaan dan solidaritas, saya yakin Indonesia akan mampu menghadapi setiap tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Peringatan 30 tahun pengabdian tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi perjalanan panjang para alumni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas di masa mendatang.(f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!