SUMATERA UTARA, MEDIAKOTA.COM,-Penahbisan Pendeta (Pdt.) Lukas Pakendek sebagai Pendeta Pratama dalam momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gereja Bethel Tabernakel (GBT) menjadi tonggak baru pelayanan rohani di wilayah Berastagi, Sumatera Utara. Dengan semangat baru dan visi pelayanan yang kuat, Pdt. Lukas menegaskan komitmennya membangun gereja yang sehat, bertumbuh, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Di sela kegiatan Rakernas, Pdt. Lukas menyampaikan bahwa dirinya telah menyiapkan arah pelayanan yang berfokus pada pertumbuhan iman jemaat sekaligus penguatan peran gereja di tengah kehidupan sosial masyarakat.
“Visi saya adalah mewujudkan gereja yang sehat, bertumbuh, dan berdampak. Sedangkan misinya adalah menjadi pelaku firman,” ujar Pdt. Lukas Pakendek.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari aktivitas ibadah di dalam gereja, tetapi juga dari bagaimana jemaat mampu menerapkan nilai-nilai firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jemaat tidak cukup hanya mendengar firman setiap hari Minggu, tetapi harus melakukannya dalam kehidupan nyata agar bisa menjadi berkat dan berdampak bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Pdt. Lukas juga menjelaskan bahwa gelar Pendeta Pratama merupakan tahapan awal dalam struktur kependetaan di lingkungan GBT. Jabatan tersebut menjadi proses awal menuju jenjang pelayanan yang lebih tinggi.
“Dulu istilahnya Pendeta Pembantu. Setelah itu ada jenjang Pendeta Muda (PDMP), kemudian Pendeta Penuh,” jelasnya.
Mengikuti Rakernas GBT kali ini, lanjut Pdt. Lukas, memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga. Berbagai seminar, diskusi, dan arahan pelayanan menjadi bekal penting untuk diterapkan dalam pengembangan pelayanan di Berastagi.
Meski saat ini GBT di wilayah Berastagi baru memiliki tiga gereja, hal itu tidak mengurangi optimisme dan semangat pelayanan. Ia percaya, melalui semangat persatuan dan visi yang jelas, pelayanan GBT di Sumatera Utara akan terus berkembang.
“Harapan kami, GBT di daerah Berastagi semakin bersinar dan terus bertumbuh sesuai tema Rakernas tahun ini,” pungkasnya optimistis.
Dengan semangat baru pasca penahbisan, Pdt. Lukas Pakendek diharapkan mampu menjadi motor penggerak kebangunan rohani dan penguatan pelayanan gereja di Berastagi, sekaligus menghadirkan gereja yang relevan, aktif, dan berdampak bagi masyarakat luas.(f/red)












