Jakarta, MEDIAKOTA.COM,-
Sukacita dan semangat pelayanan mewarnai pelaksanaan Rakernas III Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Indonesia yang digelar di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta. Dalam momentum penting tersebut, Pendeta Steven Luke dari GBT Kristus Mega Semarang resmi dilantik sebagai hamba Tuhan dalam kepengurusan dan pelayanan Gereja Bethel Tabernakel Indonesia.
Pelantikan ini menjadi simbol kepercayaan sekaligus peneguhan komitmen pelayanan bagi Pendeta Steven Look untuk terus setia melayani Tuhan dan menggembalakan jemaat.
Usai pelantikan, Pendeta Steven menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan yang diberikan. Namun baginya, pelantikan bukanlah akhir dari perjalanan pelayanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam pekerjaan Tuhan.
“Sangat senang, tapi tugas masih belum selesai. Ini baru awal untuk terus dilanjutkan sampai Tuhan datang menjemput atau Tuhan panggil saya pulang,” ujar Pendeta Steven Luke kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa fokus utama pelayanannya tetap pada penggembalaan jemaat dan memenangkan jiwa-jiwa baru bagi Kristus.
“Program kami tetap menggembalakan domba-domba yang Tuhan sudah percayakan dengan segenap kemampuan kami, sambil mencari jiwa yang diselamatkan,” katanya.
Dalam keterangannya, Pendeta Steven juga menyampaikan bahwa perkembangan pelayanan di GBT Alfa Omega Semarang berjalan dengan baik. Ia mengaku terus mendapatkan arahan dan pembinaan rohani dari para senior dalam pelayanan.
“Perkembangannya baik dan bagus. Kami juga terus mendapat arahan dari senior kami, Bapak Timojo, sehingga kami mengikuti arahan yang diberikan kepada kami,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap Gereja Bethel Tabernakel Indonesia semakin berkembang dan melahirkan banyak hamba Tuhan yang dipakai Tuhan untuk memenangkan jiwa, tidak hanya di Indonesia tetapi juga hingga ke bangsa-bangsa lain.
“Saya berharap GBT bisa semakin banyak memiliki hamba Tuhan yang dipakai Tuhan untuk memenangkan jiwa dari Indonesia dulu, lalu jika Tuhan memberi kemampuan bisa dikembangkan sampai ke bangsa-bangsa lain,” tambahnya.
Terkait berbagai dinamika bangsa yang berkembang saat ini, Pendeta Steven menegaskan bahwa dirinya memilih fokus pada pelayanan dan doa bagi Indonesia.
“Kalau kami tidak terlibat di politik, tugas kami hanya berdoa saja untuk bangsa ini,” pungkasnya.
Rakernas III GBT Indonesia sendiri dihadiri para pendeta dan pelayan Tuhan dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, arah pelayanan, serta komitmen gereja dalam menjawab tantangan pelayanan ke depan.(f/red)












