JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Ketua terpilih Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (Kaluni Unindra) menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi organisasi alumni yang lebih modern, solid, dan terintegrasi melalui pembenahan sistem data alumni serta penguatan branding organisasi.
Usai melalui proses panjang pemilihan, ia mengaku bersyukur dan optimistis menatap kepengurusan baru Kaluni Unindra periode mendatang. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi buah dari perjuangan panjang bersama tim sejak tahap awal pencalonan hingga proses pemilihan selesai.
“Alhamdulillah tentu kami merasa senang karena hasil ini memang menjadi bagian dari harapan dan cita-cita bersama. Effort dari awal pendaftaran sampai sekarang luar biasa besar, jadi ini menjadi semangat baru untuk bekerja lebih serius ke depan,” ujarnya.
Dalam periode kepemimpinannya, ia menempatkan pembenahan database alumni sebagai program prioritas utama. Selama ini, menurutnya, Unindra belum memiliki sistem data alumni yang terintegrasi secara menyeluruh sejak kampus berdiri.
Karena itu, Kaluni akan mulai melakukan pemetaan dan penguatan sistem digital alumni melalui pengembangan website, treasury alumni, hingga integrasi data lintas angkatan.
“PR terbesar kita memang menyatukan data alumni. Mungkin untuk menarik data dari awal berdiri sampai sekarang tidak mudah, sehingga kami akan fokus dulu pada data alumni hari ini dan ke depan. Sementara data lama akan dipetakan secara bertahap,” katanya.
Selain penguatan sistem digital, kepengurusan baru juga akan menyiapkan berbagai program kolaboratif seperti seminar, pengembangan jejaring alumni, hingga kegiatan pemberdayaan komunitas alumni.
Dalam waktu dekat, fokus organisasi diarahkan pada penyusunan struktur kepengurusan hingga tingkat bawah dan persiapan pelantikan resmi pengurus baru. Proses tersebut diperkirakan mulai berjalan intensif pada awal Juni setelah momentum Iduladha.
“Kami targetkan pada minggu ketiga atau keempat Juni struktur sudah mulai terbentuk dan ketua pelaksana pelantikan sudah ditetapkan. Kami juga ingin mendapatkan masukan dari rektor, PGRI, dan berbagai pihak agar tugas-tugas organisasi berjalan lancar,” jelasnya.
Ketua terpilih yang merupakan alumni angkatan 2017 Program Studi Informatika itu saat ini juga aktif bekerja di sektor swasta, tepatnya di Rumah Sakit Bunda Group pada bidang komunikasi dan branding.
Latar belakang profesional tersebut diakuinya menjadi salah satu alasan dirinya ingin membawa Kaluni tampil lebih dikenal dan dekat dengan para alumni.
“Saya ingin Kaluni ini lebih membumi di kalangan alumni. Teman-teman alumni harus merasa memiliki rumah bersama. Kalau rumahnya nyaman, orang akan datang dan mau berkontribusi. Tapi kalau rumahnya berantakan, tentu akan sulit mengajak orang terlibat,” tegasnya.
Ia berharap ke depan Kaluni Unindra mampu menjadi wadah kolaborasi yang aktif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi alumni maupun almamater.(f/red)












