Rektor Unindra: Alumni Pilar Strategis Kemajuan Kampus, Mubes Kaluni Siapkan Kepemimpinan Baru

JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Rektor Universitas Indraprasta PGRI Prof. Dr. H. Sumaryoto menegaskan bahwa alumni memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan almamater dan memperkuat kontribusi kampus di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Besar (Mubes) Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI yang berlangsung di Ruang Serbaguna Unindra, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5).

Dalam kesempatan tersebut, Sumaryoto menekankan bahwa kekuatan alumni bukan hanya terletak pada jumlah, melainkan pada kemampuan membangun jejaring, menjaga nama baik institusi, dan ikut berkontribusi terhadap pengembangan kampus secara berkelanjutan.

“Alumni memiliki peran strategis dalam upaya memajukan almamater dan kampus. Kehadiran organisasi alumni harus mampu menjadi energi positif bagi perkembangan Unindra ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kaluni periode sebelumnya, Rukmana, menilai proses pemilihan dalam Mubes kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi alumni secara lebih demokratis dan profesional. Ia berharap siapa pun yang terpilih sebagai ketua umum maupun sekretaris jenderal nantinya mampu membawa Kaluni menjadi organisasi yang lebih maju dan berdaya saing.

“Harapannya, siapa pun yang terpilih nanti bisa membawa Kaluni menjadi lebih baik lagi. Karena kita perlu menyadari bahwa organisasi alumni ini merupakan variabel penting untuk menunjang kemajuan almamater maupun kampus,” kata Rukmana.

Menurutnya, perkembangan Kaluni Unindra sejauh ini menunjukkan tren positif. Meski organisasi alumni masih berada dalam tahap merintis dan menata sistem kelembagaan, namun berbagai langkah penguatan jaringan mulai dilakukan agar alumni Unindra semakin dikenal luas di berbagai sektor.

“Selama ini kami sudah mulai membuka koneksi dan jejaring di luar agar alumni Unindra semakin dikenal. Siapa pun nanti yang terpilih, kami berharap koneksi tersebut terus disambungkan dan dikembangkan,” ujarnya.

Rukmana menyebut jumlah alumni Unindra saat ini telah mencapai lebih dari 10 ribu orang, sementara jajaran pengurus aktif berkisar antara 20 hingga 30 orang. Untuk pelaksanaan pemilihan kali ini, panitia menerapkan sistem pemilihan langsung secara offline guna menjaga transparansi dan menghindari potensi persoalan dalam proses pemungutan suara.

“Pemilihan dilakukan secara langsung dan belum menggunakan sistem online karena kami ingin menjaga proses tetap transparan dan menghindari asumsi-asumsi terkait kecurangan,” jelasnya.

Hingga menjelang pelaksanaan Mubes, tercatat lebih dari 180 peserta telah mengisi formulir pendaftaran. Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir langsung dapat mencapai 250 hingga 300 orang.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh peserta pemilih telah melalui proses verifikasi berlapis, baik melalui database internal kampus maupun data pendidikan tinggi nasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta benar-benar merupakan alumni sah Unindra.

“Verifikasi dilakukan melalui database kampus dan juga data Dikti. Jadi kalau ada alumni yang lupa nomor induknya, tetap bisa kami telusuri melalui sistem yang tersedia,” tambahnya. (f/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!