JAKARTA – Semangat persatuan dan nuansa budaya Nusantara mewarnai pengembalian formulir pencalonan dalam rangkaian Kongres ke-7 Barisan Muda Pwnegak Amanat Nasional (BM PAN).
Kehadiran sejumlah ketua DPD dari berbagai provinsi menjadi simbol kuat soliditas kader muda BM PAN Mitra Fakhruddin dalam menyongsong kontestasi organisasi yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini.
.
Dalam keterangannya kepada awak media Mitra Fakhruddin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kebersamaan para kader dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir secara langsung malam ini,” ucap Mitra Fakhruddin.
“Hari ini kami hadir bersama 8 ketua DPD BM PAN dari berbagai daerah diantaranya, Ketua BM PAN Sulbar, Ketua BM PAN DIY, termasuk juga Ketua BM PAN Bali, DPD BM PAN Maluku, NTB, dan dari derah lain,” ucap Mitra.
Momentum pengambilan formulir tersebut juga dikemas dengan nuansa budaya daerah. Salah satu simbol yang mencuri perhatian adalah penggunaan passapu, penutup kepala khas Sulawesi Selatan yang sarat nilai perjuangan dan keberanian.
“Passapu ini adalah identitas kami dari Sulawesi Selatan. Dulu dikenakan para pejuang, khususnya Sultan Hasanuddin, ketika hendak bertempur. Hari ini kami memakainya sebagai simbol semangat perjuangan dalam berkontestasi,” terang Mitra Fakhruddin..
Ia menegaskan, keputusan untuk maju dalam Kongres ke-7 BM PAN dilandasi komitmen sebagai kader partai dan tekad untuk memberikan kontribusi nyata bagi organisasi maupun partai secara lebih luas.
“Yang mendasari kami mengembalukan formulir adalah komitmen sebagai kader, sebagai anak-anak partai yang berlambangkan matahari kader BM PAN, untuk ikut berkontestasi dalam Kongres ke-7 ini. Tujuannya tentu bagaimana memberikan kontribusi besar terhadap BM PAN dan PAN pada khususnya,” tegasnya.
Kehadiran para kader dari berbagai daerah dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Kongres ke-7 BM PAN akan berlangsung dinamis sekaligus menjadi momentum konsolidasi generasi muda PAN menuju organisasi yang semakin solid dan progresif,” tegas Mitra. (f/red)










