JAKARTA, MEDIAKOTA.COM,-
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal organisasi PERMATA JAYA yang digelar di Jakarta. Meski acara sempat mengalami sedikit keterlambatan karena menunggu kehadiran ketua umum, antusiasme anggota dan masyarakat tetap tinggi.
Dikatkannya, kegiatan halal bihalal Permata Jaya merupakan agenda rutin organisasi sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota, khususnya para perantau yang berada di wilayah Jabodetabek.
“Alhamdulillah antusias masyarakat tetap ada. Halal bihalal ini memang sudah menjadi rutinitas organisasi kami untuk menjaga silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu Wakil ketua PERMATA JAYA menjelaskan organisasi inibtelah berdiri selama 52 tahun dan kini memasuki periode kepengurusan ke-6. Dalam setiap kegiatan besar seperti halal bihalal, jumlah kehadiran anggota biasanya mencapai 300 hingga 400 orang.
Menurutnya, meskipun kegiatan organisasi terkadang tidak rutin dilaksanakan dalam skala besar, namun kegiatan sosial tetap berjalan konsisten, terutama saat ada anggota yang mengalami musibah.
“Kalau ada anggota yang meninggal atau terkena musibah, kami biasanya langsung guyub bersama-sama datang membantu. Itu yang selalu kami jaga dari dulu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapannya agar PERMATA JAYA semakin maju, solid, dan mampu merangkul generasi muda yang datang merantau ke Jabodetabek setiap tahunnya.
“Harapan kami ke depan PERMATA JAYA makin sukses dan makin bersatu. Anggotanya juga terus bertambah karena setiap tahun ada masyarakat yang datang merantau ke Jabodetabek. Mudah-mudahan organisasi ini bisa mengakomodasi generasi muda perantau,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan bahwa Ketua Umum PERMATA JAYA saat ini dijabat oleh Insinyur Irfan William.
Sementara dirinya dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum yang ikut membantu jalannya organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan sederhana, menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan antaranggota sekaligus menjaga eksistensi organisasi yang telah berdiri lebih dari setengah abad itu.(f/09)












