Presiden Joko Widodo Resmikan Renovasi Masjid Istiqlal

Jumat | 08 Januari 2021 | 11:58:40 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Jakarta,---
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan rampungnya proses renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Kamis (7/1) sore.

Peresmian itu juga turut dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan Masjid Istiqlal hari ini," kata Jokowi dalam pidatonya.


Setelah itu, Jokowi turut memukul beduk menandatangani prasasti sebagai simbolisasi peresmian renovasi Istiqlal.

Pada pidatonya, Jokowi berpesan agar Masjid Istiqlal ke depannya bisa difungsikan sebagai sarana untuk meningkatkan iman takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Ia juga berharap Istiqlal bisa menjadi contoh dan pelopor bagi masjid-masjid lain di seluruh dunia sebagai sarana yang berfungsi untuk membangun toleransi dan perdamaian.

"Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, masjid Istiqlal harus jadi contoh dari masjid-masjid negara lain di dunia dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi dan membangun perdamaian," ucap Presiden Jokowi.


Di tempat yang sama, Kepala Proyek M Isa (PT Waskita ) mengatakan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah meresmikan setelah melakukan renovasi mesjid Istiqlal secara masif. Selama 42 tahun, Istiqlal belum tersentuh renovasi secara besar-besaran seperti saat ini.


M Isa merinci biaya renovasi Masjid Istiqlal telah menghabiskan dana mencapai Rp 511 miliar. Renovasi itu, turut mengerahkan para pekerja sekitar 1000 orang dan rampung dalam 14 bulan.

Tak hanya itu, nantinya dibangun Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sebagai simbol toleransi antar umat beragama," terangnya.

Terowongan Silaturahmi itu menjadi salah satu bagian proyek dalam renovasi Istiqlal. Terowongan Silaturahim itu bisa menjadi salah satu simbol Ibu Kota Indonesia.


Masjid Istiqlal sendiri dibangun pada tahun 1961 lalu. Masjid yang dilabeli sebagai terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh seorang Arsitek beragama Nasrani bernama Fredrich Silaban. Istiqlal sendiri memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 200 ribu jemaah," terangnya. (fa/sumber)