UNINDRA: Predikat Exellent Teaching University Sudah Di Depan Mata

Senin | 30 September 2019 | 08:53:29 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-Jakarta,---
Universitas Indraprasta (UNINDRA) PGRI, pada 2029 nanti atau pada 10 tahun akan datang ia akan menjadi Exellent Teaching University atau Universitas yang Unggul Dalam Pembelajaran. Sasaran target seperti tentu bukanlah hal gampang, namun membutuhkan banyak pengorbanan, perjuangan, kerja keras, kerja cerdas dan keikhlasan.

Upaya menuju sasaran yang di bidik yakni target 2029 tersebut, tinggal selangkah lagi, terindikasi Unindra hingga belakangan ini beragam progress kemajuan dan prestasi telah dimiliki, salah satunya yakni kendati jumlah biaya pendidikan cukup murah yakni terjangkau untuk kalangan masyarakat bawah, namun sarana-prasarana Gedung perkuliahan, sarana pembelajaran lainnya cukup memadai, dengan jumlah mahasiswa yang kian bertambah hingga sekarang ini mencapai tidak kurang dari 35 ribu lebih mahasiswa, dengan jumlah dosen tetap sebanyak 1037 orang dosen, ditambah 50 dosen lainnya yakni 35 termasuk didalamnya merupakan hasil rekrutmen baru merupakan dosen tidak tetap, jadi jumlah dosen keseluruhan sebanyak 1.087 dosen.

“Mengingat pada 2029 sasaran Unindra akan menjadi University Exel in Learning (unggul dalam pembelajaran) maka prioritas pengembangan dosen jauh-jauh hari menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegas Rektor Unindra Prof, DR, H. Soemaryoto, pada kata sambutannya pada gelar wisuda UNINDRA ke-69 bertempat di gd. Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, (28/9/2019).

“Alhamdulillah sejak 2018 tahun kemarin, Unindra telah mengirim dosen untukm program studi lanjut, jumlah dosen yang dikirim untuk mengikuti study lanjut Sarjana Strata Tiga (S3), program beasiswa internal mencapai 128 dosen dan beasiswa dari pemerintah RI mencapai 40 orang dosen.

Dikatakannya, megingat usia Unindra, bertepatan 15 September kemarin, Unindra genap berusia 15 tahun, jumlah lulusan (out come) lebih dari 66 ribu orang, konsekuensinya adalah dosen yang kita terima relative kategori yunior, komposisi jabatan akademik dosen Unindra sebahaian besar masih asisten ahli mencapai jumlah 52,6 %, lector dan lector kepala 28,16%, yang memprihatinkan jumlah guru besar 0,91% ini adalah salah satu tantangan ke depan, sebagai pembanding Universitas tertua seperti Universitas Gajah Mada (UGM) jumlah dosen 3.300. mahasiswa 40,000 lebih, guru besarnya mencapai 341 orang. UGM ini adalah perguruan tinggi tertua di Indonesia. Sedangkan Unindra baru berusia 15 tahun dan semoga tantangan ke depan bisa kita lewati dengan baik sehingga Unindra bisa sejajar dengan perguruan tinggi lainnya yang lebih maju dalam segala bidang,” jelas Soemaryoto lanjut.

Lanjut Soemaryoto mengatakan, sejumlah 1037 dosen tetap tersebut Unindra memberikan kesejahteraan berupa gaji sesuai dengan peraturan perundang-undangan, bahkan sejak 2014 melalui kajian yang cukup berat, Unindra sudah bisa menghargai konvensasi dosen setara dengan dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS), artinya gaji pokok dosen dan ditambah tunjangan fungsional dosen, sama dengan dosen PNS. “Dengan SPP yang rendah, dengan amanah yang kita pegang teguh, dengan kejujuran yang tetap kita pertahankan, kita bisa menghargai para dosen setara dengan dosen PNS, justru unindra memberikan tambahan penghasilan berupa biaya transportasi,” ucap Rektor Soemaryoto bersyukur. (fz)