Pembangunan Sektor Pariwisata Lombok Tengah Makin Maju dan Berkembang

Rabu | 12 Desember 2018 | 20:18:50 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-
Jakarta,---
Geliat pembangunan di sektor pariwisata Lombok Tengah kini makin maju dan berkembang, hal ini karena didukung oleh kekayaan potensi pariwisata dan khasanah budaya yang sangat menjanjikan.

Dalam upaya menggenjot peningkatan pembangunan di sektor pariwisata Pemda Loteng telah mengeluarkan Perda No. 7/2011 tentang rencana tata ruang dan wilayah pembangunan pariwisata terbagi dalam tiga zona kawasan yakni zona utara, zona tengah dan zona selatan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Moh Putria, M.Pd, ketika diwawancara pada saat menjelang dimulainya acara Kongres Kebudayaan Nusantara yang bertempat di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jl. Gaotot Subroto, Jakarta, baru-baru ini (9/12/2018).

Dikatakan, Lalu Putria, kawasan zona utara tersebut dicanangkan sebagai zona wisata berbasis Agrowisata dan Ekowisata, di zona
Utara ini terdapat distinasi wisata yang cukup menjanjikan yakni air terjun Benang Setokel, air terjun Benang Kelambu, Taman Aik Bukak, kebun HKM yang luasnya mencapai 2500 Hektar termasuk juga jalur pendakian Gunung Rinjani dan banyak lagi lainnya.

Sedangkan di zona tengah ditetapkan sebagai sentra industri pariwisata dan pusat seni budaya, seperti tenun songket tradisional Sukarara, gerabah desa Beleka, kerajinan Ketak di Janapria, anyaman bambu di Kopang, kerajinan perak di Ungga dan lain sebagainya. Selanjutnya di kawasan selatan ditetapkan sebagai zona distinasi wisata unggulan karena di zona ini
memiliki objek wisata pantai yang telah mendunia, yakni pantai Mandalika yang elok yang memiliki daya tarik tersendiri, pantai Seger yang lebih dikenal dengan legenda penampakan Putri Mandalika atau Pesta Bau-Nyale yang keberadaannya sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia, termasuk juga keelokan Pantai Selong Belanak dan Pantai lainnya yang sangat menakjubkan," ucap Raden Tuan H Lalu Muh Putria, M.Pd, yang sekaligus Ketua Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN), dan Dewan Agung MARS Indonesia. (fz)