Louncing Festival "SAYA BACA - SATU LEMBATA UNTUK INDONESIA" Menuju Kabupaten Literasi 2018

Rabu | 13 Desember 2017 | 07:33:42 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-

Jakarta, ---
Bupati Lembata, Eliaser Yantji Sunur bersama Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muh. Syarif Bando, Wakil Ketua DPRD Lembata dan Pelopor Penggerak Ide dan Minat Baca, Julie S Laiskodat, termasuk juga dari berbagai kalangan praktisi penulis, seniman, budayawan dan berbagai tokoh masyarakat Lembata yang berdomisili di Jakarta, baru-baru ini (12/12/2017) bertempat di Aula Perpustakaan Nasional RI bersama-sama melouncing "FESTIVAL SAYA BACA SATU LEMBATA UNTUK INDONESIA".

Louncing Festival yang ber-tema "Saya Baca Satu Lembata Untuk Indonesia dan sub-tema "Menuju Kabupaten Lembata Sebagai Kabupaten Literasi Tahun 2018," ini juga rangakaian berbagai agenda diantaranya pemberian penghargaan untuk kalangan tokoh pemerhati dan peduli dan penggagas Literasi, termasuk juga dimeriahkan oleh penampilan pameran busana tenun Nusa Tenggara Timur (NTT), oleh perancang busana Julie S Laiskodat. Acara ditutup dengan Thak-show dengan pembicara Bupati Lembata, Anggota DPRD Komisi 3, Julie S Laiskodat dari LeViCo.

Bupati Lembata, Eliaser Yantji pada kata sambutannya memaparkan tentang pembanguanan manusia dan kebudayaan harus ditempatkan pada strata paling tinggi atau prioritas paling utama pada dimensi pembangunan pemerintah daerah maupun pembangunan nasional di tingkat pusat.

Menurut bupati yang akrab disapa Yantji, manusia adalah kebudayaan itu sendiri, manusia adalah peradaban dan literasi adalah salah satu komponen dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM).

Yantji berpandangan Literasi merupakan pintu masuk dalam memahami dan sekaligus memaknai pembangunan setrategis, "literasi adalah rumah pengetahuan dalam mengintegrasikan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional," jelas bung Yantji.

Dikatakannya, Perpustakaan adalah garis lurus literasi bangsa, perpustakaan harus diposisikan sebagai jendela utama membangun manusia.
Perpustakaan adalah catatan yang tak pernah berhenti menghitung hari-hari bangsa.

"Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI yang telah berkenan mempasilitasi sehingga acara ini berjalan Dengan baik," ucap bung Yantji.

Senada dengan Yantji, salah satu pelopor, penggerak ide baca, Julie S Laiskodat ketika dimintai komentarnya mengatakan, ia sangat mengapresiasi kinerja Bupati Lembata yang sangat peduli terhadap peningkatan kecerdasan anak-anak Lembata, ia mengajak semua masyarakat Lembata di mana saja di pelosok-pelosok gemar membaca literasi, hal ini dijadikan agenda prioritas pembangunan Lembata," terang Julie.

Julie S Laiskodat melalui wadah yang dimilikinya "LaViCo" telah berkeliling Lembata dan hingga kini LaViCo berhasil membangun rumah baca di berbagai titik di wilayah Lembata.

Julie mengaku ia merasa terpanggil untuk ikut serta berperan mendorong anak-anak Lembata gemar membaca, dan hingga kini berbagai buku bacaan yang berguna telah didistribusikan ke beberapa titik rumah baca binaan LaViCo di wilayah itu, ke depan ratusan rumah baca akan dibangun. (Fauzi)