Google

OKNUM SATPOL PP CALO IMB

Written on:October 7, 2012
Comments
Add One
TANGERANG KOTA Mediakota.com -
Ijin Mendirikan Bangunan, masyarakat mengenalnya dengan IMB memang sering kali menjadi masalah. Pengusaha ataupun anggota masyarakat biasa yang mendirikan bangunan pada hakekatnya ingin agar apa yang direncanakan lancar alias tidak ada permasalahan dikemudian hari. Begitu pun dengan perda-nya, sudah pasti menguntungkan pemda setempat karena ada nilai rupiah yang cukup besar mengalir dari perda No. 7/2001 ini.
Namun banyak peraturan dilanggar oleh aparat atau pejabat itu sendiri atau yang bersinggungan dengan perda tersebut. Salah satunya beberapa bangunan yang berhasil dipantau Bantenpost di Kota Tangerang, banyak bangunan sudah berdiri namun IMB-nya tidak ada atau bahkan sekian lama tidak keluar, padahal peraturan IMB tidak lebih dari 3 bulan sudah bisa dikeluarkan.
Salah satu bangunan pabrik yang terletak di Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Neglasari, sampai saat ini belum ada tertulis IMB-nya, padahal bangunan fisiknya sudah jadi lebih dari 60%. Siapa yang salah ? Pemda atau oknum atau pemimpin daerah yang tidak tegas atau mungkin juga kepala dinas yang terlalu longgal dalam pengawasan IMB ?
Salah satu mandor bangunan yang berhasil ditemui Bantenpost, Larso mengatakan bahwa pengurusan sebenarnya sudah diurus oleh Tihadi dan berkas sudah diserahkan semunya.  “Semua berkas pengajuan sudah diurus Tihadi,” katanya. Ditanya siapa Tihadi, sang mandor mengatakan bahwa Tihadi adalah Kabid Penertiban Satpol PP Kota Tangerang.
Ketika Bantenpost menghubungi Tihadi, ia tidak bisa menjelaskan persoalan tersebut. Dalam lingkungan bangunan tersebut, hanya ada tulisan secercik kertas bertuliskan berkas dari BPPT pada tanggal 15/11/10 akan tetapi ditahun ada tanda coretan 15/11/11, adanya dugaan kuat bangunan tersebut sudah di markup oleh oknum tersebut  (Satopol PP).  Pelanggaran atau memang kebiasaan dari para bawahan Walikota memainkan peraturan/ijin. Kalau hal ini dibiarkan, berati peraturan tersebut hanya sebuah lipstik.
“Memang benar bangun tersebut pengurusan ijinya melalui saya, tapi saya sudah serahkan berkasnya semua di BPPT dengan Firman, ” kata Tihadi, Kamis (26/01). (USM)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>