HOME

J

Jakarta, Mediakota.com

Sebagai paru-paru dunia hutan yang terletak di kawasan paling timur Indonesia, Papua Barat harus tetap terpelihara dan terjaga dengan baik, pemerintah pusat dan daerah termasuk seluruh stake holder dan masyarakat harus menyadari akan pentingnya kawasan hutan untuk kepentingan bersama. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Prop. Papua Barat, Ir, Lunaweri, F, H, MM, ketika diwawancarai pada acara IndoGreen Forestry&Environment Expo 2016 bertempat di Jakarta Compention Center (JCC) Jakarta 25/5 kemarin. Dikatakan Lunaweri, luas kawasan hutan di Papua Barat sekarang ini sekitar 400.000 Hektar dan seluas 200.000 Hektar direkomendasikan sebagai hutan produksi. Luas hutan 400.000 hektar tersebut menurut Lunaweri 30 persennya dikelola oleh 18 Unit Pengelola Hutan Kawasan (UPHK). Jenis kayu yang dikembangkan antara lain seperti kayu merbau, kayu nyato, damar dan lain-lain, sedangkan jenis yang bukan kayu anata lain damar agatis, gaharu, polilawang dll. Pada pameran kali ini Papua Barat menampilkan produk kehutanan yang beraneka ragam dan jenis-jenis kayu yang cukup unik. Acara Indogreen forestery dan environment expo 2016 tersebutmenurut rencana akan di buka oleh mentri namun ia berhalangan dan acara tersebut di buka oleh wakil mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanani. (fauzi/yurike)